Nasdem Singgung

Nasdem Singgung "Dewa" di Balik Pilkada Jakarta, Demokrat: Surya Paloh Dewanya

'Ketum Nasdem Pak Surya Paloh adalah salah satu dewanya. Karena yang sudah terbuka dan mempublikasikan mengajukan Pak Anies Baswedan sebagai Cagub.' Halaman all

(Kompas.com) 26/07/24 19:44 12214653

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution menyebut Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh merupakan salah satu \'dewa\' yang disinggung oleh kadernya sendiri.

Adapun Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni baru-baru ini mengungkapkan keputusan mengenai siapa-siapa saja yang maju di Pilkada Jakarta 2024 berada di tangan \'dewa-dewa\'.

"Ketum Nasdem Pak Surya Paloh adalah salah satu dewanya. Karena yang sudah terbuka dan mempublikasikan mengajukan Pak Anies Baswedan sebagai Cagub Jakarta adalah Partai Nasdem, selain PKS dan PKB," ujar Syahrial saat dimintai konfirmasi Kompas.com, Jumat (26/7/2024).

Syahrial menegaskan, yang berhak untuk mengajukan cagub dan cawagub adalah para ketua umum partai.

Sehingga, kata dia, jika nantinya Nasdem, PKS, dan PKB sepakat membangun koalisi untuk mengusung Anies Baswedan dan pasangannya sebagai cagub-cawagub di Jakarta, maka para ketua umum partai tersebut lah dewa-dewanya.

Maka dari itu, Syahrial meminta Nasdem tidak perlu mengaitkan Pilkada Jakarta dengan unsur mistis.

"Jadi kalau sampai pada akhirnya Pak Anies tidak bisa berlayar pada Pilgub Jakarta, dewa-dewa dari partai tersebut lah yang menentukan hal itu. Ini kan proses demokrasi yang prosedural saja. Enggak perlu juga pakai horor-hororan," imbuhnya.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni mengatakan "dewa-dewa" di Republik Indonesia (RI) yang akan menentukan sosok calon gubernud dan wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Sahroni menegaskan, calon-calon yang maju di Jakarta sulit untuk diprediksi oleh pengamat karena keputusannya berada di tangan para dewa itu.

"Ini kan masih sangat dinamis, Jakarta agak sedikit unik. Karena ini tidak mudah dan tidak bisa ditafsirkan oleh para pengamat-pengamat itu. Yang hanya tahu adalah para dewa-dewa yang ada di Republik ini," ujar Sahroni di Nasdem Tower, Jakarta, Kamis (25/7/2024).

"Nah in the end, kapan akan terjadi keputusannya, siapa dengan siapanya, itu nanti pada waktunya nanti teman-teman akan tahu," sambungnya.

Sahroni menjelaskan, sulit untuk memprediksi berapa poros yang akan maju di Jakarta.

Dia kembali mengungkit peran para dewa ini dalam menentukan jumlah poros dan sosok yang boleh maju di Jakarta.

"Selama fleksibilitas dinamisnya politik di Jakarta itu ditentukan oleh para \'dewa-dewa\' yang ada di republik ini, gue enggak bisa simpulkan, tetapi para dewa-dewa itulah yang akan mengambil keputusan," jelas Sahroni.

Saat ditanya siapa dewa yang dimaksud, Sahroni enggan menjawab. Dia justru menyebut awak media sudah tahu siapa dewa yang dimaksud.

"Dewa-dewa lah, lu orang tahu lah. Pokoknya gue sebutin, dewa-dewa ini akan berfungsi untuk tentukan siapa yang akan dimajukan di Pilkada Jakarta," katanya.

#pilkada-jakarta #pilkada-jakarta-2024 #nasdem-dukung-anies-pilkada-jakarta #pkb-dukung-anies-pilkada-jakarta #dewa-tentukan-cagub-jakarta

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/26/19442751/nasdem-singgung-dewa-di-balik-pilkada-jakarta-demokrat-surya-paloh-dewanya