Terima Izin Tambang, Muhammadiyah Sebut Punya SDM dan Buat Ajang Praktik Mahasiswa
Muhammadiyah menyatakan unit usaha pertambangan bisa menjadi sarana praktik bagi para mahasiswa ilmu pertambangan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Halaman all
(Kompas.com) 29/07/24 20:28 12559023
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan salah satu alasan menerima izin usaha pertambangan ditawarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena mempunyai kemampuan sumber daya manusia buat mengolahnya, dan bisa menjadi sarana mempraktikkan ilmu bagi mahasiswa.
"Muhammadiyah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang amanah, profesional, dan berpengalaman di bidang pertambangan," demikian isi salah satu pertimbangan PP Muhammadiyah dalam menerima izin tambang, yang dibacakan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu\'ti, dalam rapat di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Yogyakarta pada Minggu (28/7/2024), seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Muhammadiyah menyatakan, dengan kepemilikan unit usaha pertambangan diharapkan menjadi sarana praktik keilmuan dan pengembangan kewirausahaan bagi mahasiswa yang belajar di kampus mereka kelola.
"Serta sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah memiliki Program Studi Pertambangan sehingga usaha tambang dapat menjadi tempat praktik dan pengembangan entrepreneurship yang baik," lanjut isi pertimbangan itu.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengeklaim bahwa Muhammadiyah tidak mengejar keuntungan meski akan menerima izin tambang dari pemerintah.
"Dan kami tidak kejar keuntungan, karena kalau mikir diri sendiri, insyaallah kami Muhammadiyah sudah cukup," kata Haedar, Minggu (28/7/2024).
Haedar meyakini, pihaknya menerima izin usaha pengelolaan (IUP) tambang itu dengan berbagai prinsip yang pro terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial. Ia juga menegaskan bahwa Muhammadiyah akan mengembalikan IUP apabila ada yang melenceng dari pengelolaan tambang.
"Kalau nanti perjalanannya tim menemukan berbagai macam situasi kondisi yang tidak memungkinkan untuk pengelolaan tambang yang pro keadilan sosial, kesejahteraan sosial dan lingkungan, ya kami tidak akan memaksakan diri untuk akhirnya nanti dengan bertanggung jawab pula IUP itu kami kembalikan," kata dia.
Selain itu, ia juga berjanji bahwa Muhammadiyah akan mengelola tambang tanpa merusak lingkungan serta tidak menimbulkan konflik dan disparitas sosial.
#muhammadiyah #abdul-mu-ti-sekretaris-umum-pp-muhammadiyah #izin-tambang-ormas #muhammadiyah-terima-izin-tambang