PKB Merasa Tak Punya Masalah dengan Gus Yahya, Minta PBNU Pecat yang Bikin Kisruh

PKB Merasa Tak Punya Masalah dengan Gus Yahya, Minta PBNU Pecat yang Bikin Kisruh

PKB tidak berencana untuk duduk bersama PBNU. Halaman all

(Kompas.com) 30/07/24 16:34 12663352

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya merasa tidak memiliki masalah dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), termasuk dengan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Maka dari itu, PKB tidak berencana untuk duduk bersama PBNU.

"Kita enggak pernah ada masalah. PKB itu tidak pernah merasa punya masalah dengan Gus Ipul, dengan Gus Yahya. Enggak pernah punya masalah. Lihat saja di bawah itu, struktur MWC, struktur PAC PKB, MWC NU, enggak pernah ada masalah. Apa yang mau didudukkan? Enggak pernah ada masalah," ujar Jazilul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Menurut Jazilul, yang mencari-cari masalah dengan PKB justru Gus Ipul.

Gus Ipul menjadi tokoh yang berencana membuat tim untuk merebut PKB dengan dalih partai tersebut mulai melenceng.

"Ini kan cari-cari masalah Gus Ipul ini. Cari-cari masalahlah menurut saya. Dan perlu saya ingatkan, warga Nahdlatul Ulama itu sudah cerdas melihat sepak terjang pemimpinnya. Apa itu tidak didengar? Apa itu tidak dibaca? Keluhan-keluhan dari para warga Nahdliyin. Itu kan banyak sekali. Masa budeg, masa enggak didengar," tutur dia.

Maka dari itu, Jazilul meminta PBNU untuk memberhentikan pengurus yang membuat kisruh antara PBNU dan PKB ini.

Dia menyebut, pengurus yang membuat pernyataan kisruh tidak menerapkan standar moral ulama, sehingga harus dipecat.

"Yang membuat kisruh itu berhentikan. Yang membuat kisruh, berhentikan. Karena tidak sesuai dengan standar moral al-sunnah wal-jama\'ah. Tidak sesuai dengan standar moral ulama. Membuat pernyataan yang kisruh-kisruh," ujar Jazilul.


Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memiliki rencana untuk merebut kembali Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke PBNU yang dianggap sebagai pemilik sah PKB.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf menyebutkan bahwa PBNU berencana membentuk tim lima atau panitia khusus untuk merealisasikan wacana tersebut.

“PBNU sedang berdiskusi. Jika diperlukan, pembentukan tim lima akan segera dilakukan. Langkah ini setelah melihat pernyataan elite-elite PKB yang ahistoris. Ada tanda-tanda mereka akan membawa lari dari sejarah berdirinya PKB,” kata Saifullah dalam keterangan tertulis, Jumat (26/7/2024).

Pria yang biasa disapa Gus Ipul ini menyampaikan bahwa tim lima yang sedang digagas ini akan menyerupai tim yang dibentuk oleh PBNU pada awal masa reformasi untuk mendirikan PKB.

Gus Ipul mengungkapkan alasan PBNU ingin merebut kembali PKB. Menurut dia, elite PKB saat ini banyak membuat pernyataan yang melenceng dari fatsun awal berdirinya PKB.

Bahkan, ia menuding ada upaya yang nyata dan sistematis yang dilakukan elite PKB untuk menjauhkan PKB dari struktural NU.

#pkb #pbnu #tim-lima-pbnu-rebut-pkb #pbnu-bentuk-pansus-rebut-pkb #pbnu-rebut-pkb

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/30/16344271/pkb-merasa-tak-punya-masalah-dengan-gus-yahya-minta-pbnu-pecat-yang-bikin