Mahfud Ungkap Ada Pejabat Daerah Terlibat TPPO, tapi Sudah Dimutasi
Mahfud mengungkapkan, ada dua pejabat di aerah yang berperan mengondisikan TPPO Halaman all
(Kompas.com) 31/07/24 11:09 12731074
JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan, ada pejabat di tingkat daerah yang diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Mahfud mengatakan, informasi itu didapatkan dari Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani dalam rapat terbatas internal di Istana Kepresidenan.
Berdasarkan hasil penelusurannya kepada orang yang melakukan advokasi ke korban TPPO di Batam, ia menemukan dua keterlibatan pejabat di daerah.
“Saya dapat lima nama. ‘Ini pak ada pejabatnya’. Pejabat vertikal di daerah ya, terlibat dua," ungkap Mahfud di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (30/7/2024).
Mahfud menyebutkan, dua pejabat di daerah itu berperan mengondisikan TPPO.
Namun, Mahfud tak menjelaskan instansi asal dua pejabat tersebut. Menurut dia, dua pejabat itu sudah dimutasi.
"Ini yang mengkondisikan. Kemudian ada swastanya. Yang pejabatnya sudah dimutasi semua langsung,” ujar dia.
Mahfud juga mengetahui bahwa ada tiga nama lain yang merupakan tersangka kasus TPPO tetapi saat ini berstatus buron.
“Yang tiga nama ini sudah dinyatakan tersangka tapi dua tahun berkeliaran tidak ditangkap padahal sudah dinyatakan buron tersangka,” kata Mahfud.
Mahfud mengeklaim, tiga nama buronan tersebut sudah diserahkan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Namun, ia juga mendapat informasi kalau para buronan TPPO tersebut sudah kabur ke Malaysia.
“Ya adalah laporan dari LSM, dari apa, ‘pak ini orangnya belum ditangkap’. Nah saya tanya informasi ke deputi saya waktu itu ‘iya pak, katanya sudah lari ke Malaysia dan kita tidak punya wewenang untuk nangkap di situ’” kata Mahfud.
#mahfud-md #tindak-pidana-perdagangan-orang-tppo #tindak-pidana-perdagangan-orang #tppo