Eks Pengelola Sebut Bukti Penjarahan Rusunawa Marunda Lengkap, Tinggal Nilai Aset

Eks Pengelola Sebut Bukti Penjarahan Rusunawa Marunda Lengkap, Tinggal Nilai Aset

Eks Pengelola Rusunawa Marunda berjanji segera kembali ke Polres Jakarta Utara untuk melengkapi barang bukti yang kurang terkait kasus penjarahan aset Halaman all

(Kompas.com) 02/08/24 09:55 12983296

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Pengelola Rusunawa Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Uye Yayat Dimiyati, berjanji segera kembali ke Polres Jakarta Utara untuk melengkapi barang bukti yang kurang terkait kasus penjarahan aset.

"Iya, secepatnya (akan kembali ke polres), kelengkapan sudah ada, tinggal nilai inventaris aja," kata Uye saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Jumat (2/8/2024).

Total aset Rusunawa Marunda yang hilang harus dilengkapi Uye agar polisi bisa menindaklanjuti kasus penjarahan itu.

Nilai kehilangan karena dijarah maling itu bisa membantu pihak kepolisian dalam melakukan penyidikan.

Saat ini, Uye masih menunggu berkas itu dari Dinas Perumahan Rakyat Provinsi DKI Jakarta.

"Tim teknis yang dibentuk dinas sudah menghitung juga, saya hanya menerima hasil perhitungan," ujar Uye.

Di sisi lain, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta menyarankan agar perhitungan aset Rusunawa Marunda yang hilang bisa dilakukan oleh tenaga ahli yang independen.

"Hasil rapat bersama BPAD agar menggunakan tenaga ahli independen (appraisal atau KJPP)," ujar Uye.

Sebagai informasi, Uye melaporkan ke polisi soal kasus penjarahan aset Rusunawa Marunda, Jumat (21/6/2024).

Namun, laporan itu belum bisa ditindaklanjuti karena kurangnya berkas total kerugian hilangnya aset Rusunawa Marunda secara keseluruhan.

Dinas Perumahan Rakyar Provinsi DKI Jakarta juga sudah membentuk tim inventarisasi untuk menghitung seluruh aset Rusunawa Marunda yang hilang dijarah maling.

Kabarnya, perhitungan aset tersebut selesai di akhir Juli. Namun, hingga awal Agustus Uye masih menunggu hasil perhitungan aset itu.

Sementara klaster C Rusunawa Marunda terbengkalai dan seluruh asetnya raib dijarah maling sejak September 2023.

Besi atau terali balkon, kabel, alumunium, kusen, kloset, wastafel, pintu, dan juga jendela di setiap unit sudah habis diambil maling.

Tak hanya itu, para maling juga nekat membobol tembok di setiap unit rusun untuk mengambil besi, pipa, atau kabel di dalamnya.

Aksi penjarahan ini marak terjadi usai penghuni klaster C Rusunawa Marunda direlokasi ke rusun terdekat sesuai dengan rekomendasi dari PJ Gubernur Heru Budi Hartono serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

#maling-di-rusunawa-marunda #rusun-marunda-dijarah #penjarahan-rusun-marunda #pencuri-di-rusunawa-marunda #rusunawa-marunda-dijarah #penghuni-rusunawa-marunda #pengelola-rusunawa-marunda-lapor-polisi

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/02/09553761/eks-pengelola-sebut-bukti-penjarahan-rusunawa-marunda-lengkap-tinggal