DBS Indonesia Salurkan US$ 50 Juta Dukung Pengembangan Biodiesel Permata Group
Fasilitas dana dari DBS Indonesia akan memberdayakan Permata Group untuk memperluas produksi biodiesel di refinery yang bersertifikat. - Halaman all
(InvestorID) 05/08/24 20:19 13413370
JAKARTA, investor.id – PT Bank DBS Indonesia mengumumkan penyaluran fasilitas trade financing senilai US$ 50 juta (sekitar Rp 810 miliar) kepada Permata Group. Dana tersebut akan digunakan secara khusus untuk memperkuat operasi penjualan biodiesel.
Melalui langkah tersebut DBS Indonesia terus membuktikan diri dalam rangka mempromosikan solusi berkelanjutan demi mendukung transisi energi di Indonesia. Inisiatif ini juga menekankan komitmen untuk mendukung transisi energi dan mengakselerasi praktik industri rendah karbon.
Corporate Banking Director DBS Indonesia, Kunardy Darma Lie mengungkapkan, biodiesel adalah salah satu fondasi dari strategi transisi energi Indonesia, yang secara signifikan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pihaknya pun bangga bahwa pendanaan DBS Indonesia memainkan peran penting tidak hanya dalam mendukung Permata Group, tetapi juga dalam memajukan agenda keberlanjutan Indonesia.
“Karena campuran wajib terus meningkat, tidak ada waktu yang lebih baik daripada sekarang untuk mempertahankan pertumbuhan biodiesel. Sebagai penasihat yang dapat diandalkan dalam pembiayaan keberlanjutan, Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk membimbing klien dan mitra kami menuju investasi yang berpengaruh dan bertanggung jawab,” kata Kunardy dalam keterangannya, Senin (5/8/2024).
Fasilitas trade financing yang disediakan oleh Bank DBS Indonesia akan memberdayakan Permata Group untuk memperluas produksi biodiesel di refinery yang bersertifikat sesuai dengan RSPO Supply Chain Certification Standard. Hal tersebut sejalan dengan mandat pencampuran biodiesel (mandatory biodiesel blending mandate) yang semakin meningkat dari pemerintah Indonesia, serta memainkan peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan memperkuat keamanan energi di Indonesia.
Didirikan pada tahun 1984, Permata Group merupakan perusahaan minyak sawit terpadu dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan. Sebagai anggota RSPO sejak 2006, Permata Group telah membuat kemajuan berkelanjutan dalam perjalanan keberlanjutan termasuk menerapkan kebijakan No Deforestation, No Peat, and No Exploitation (NDPE) di seluruh rantai pasokan.
Dengan lini bisnis utama di seluruh rantai pasokan, Permata Group telah memperluas bisnis biodiesel mereka, sesuai dengan strategi transisi energi Indonesia. Finance Director Permata Group, Andrew Luhur menjelaskan, transisi ke biodiesel memainkan peran besar dalam perjalanan dekarbonisasi sektor energi.
“Kami berharap dengan meningkatkan produksi biodiesel kami yang didukung oleh fasilitas dari Bank DBS Indonesia, Permata Group dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri biofuel Indonesia untuk mencapai tujuan ambisius ini,” jelas Andrew.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #kredit-berkelanjutan #dbs-indonesia #permata-group #biodiesel #produksi-biodiesel #perusahaan-minyak-sawit #berita-ekonomi-terkini