Warren Buffett Sebut Jangan Punya Saham Jika Masih Takut Ini
Investor legendaris Warren Buffett berkomentar soal pasar saham Amerika Serikat (AS) yang turun tajam di awal pekan. - Halaman all
(InvestorID) 07/08/24 07:07 13615497
OMAHA, investor.id – Investor legendaris Warren Buffett berkomentar soal pasar saham Amerika Serikat (AS) yang turun tajam di awal pekan. Jika masih khawatir tentang koreksi pasar seperti ini, kata dia, maka jangan berinvestasi di saham.
“Anda tidak boleh memiliki saham,” ujar Buffett, Senin (5/8/2024). Adapun koreksi tajam kali ini sebagai bagian dari aksi jual global, dipicu oleh meningkatnya ketakutan akan resesi AS di kalangan investor.
Kekacauan tampaknya telah dimulai pada perdagangan Jumat (2/8/2024) setelah rilis laporan pekerjaan pada Juli 2024 dinilai mengecewakan. Data ini memicu kekhawatiran The Federal Reserve (The Fed) telah bergerak terlalu lambat untuk memangkas suku bunga.
Padahal, penurunan suku bunga menjadi langkah yang dimaksudkan untuk mengurangi sebagian tekanan pada ekonomi.
Sementara itu, pasar global yang semakin bergejolak adalah perdagangan mata uang yang tidak biasa dari Jepang.
Adapun S&P 500, sebagai salah satu ukuran pasar saham AS secara luas, turun sekitar 2% pada perdagangan awal pekan ini sehingga menempatkannya 7,5% di bawah penutupan tertinggi indeks sepanjang masa pada 16 Juli 2024.
Penurunan lebih lanjut akan menempatkan saham di wilayah koreksi, yang didefinisikan sebagai penurunan 10% atau lebih dari puncak pasar. Khususnya, S&P masih naik 10,5% sejak awal tahun.
Kecurigaan Investor
Namun Warren Buffett pun memicu kecurigaan investor tentang kekuatan pasar. Perusahaannya, Berkshire Hathaway, mendivestasi sekitar setengah dari kepemilikannya di saham Apple selama akhir pekan lalu. Mereka juga menambah kepemilikan yang cukup banyak dari surat utang pemerintah AS alias US Treasury, yang adalah salah satu aset safe haven.
Pasar bertanya-tanya, mengapa Buffett melepas saham teknologi yang sedang naik daun dan memegang obligasi? Apakah pria yang dijuluki Oracle of Omaha ini mencoba memberi tahu investor bahwa akhir dari pasar saham sudah dekat?
Jika Anda adalah investor jangka panjang, itu tidak terlalu penting. Menurut Buffett, sebaiknya Anda mengabaikan naik turunnya pasar saham dalam jangka pendek.
"Jika Anda khawatir tentang koreksi, Anda tidak boleh memiliki saham. Merupakan kesalahan besar untuk menganggap saham sebagai sesuatu yang naik turun dan Anda harus memperhatikan naik turunnya harga tersebut," tutur Buffett dalam wawancara 2015 dengan The Street.
Fokus pada Tujuan Jangka Panjang
Jika Anda menabung untuk tujuan jangka panjang, seperti pensiun, apa yang terjadi pada hari, minggu, atau tahun tertentu seharusnya tidak menjadi masalah besar, kata Buffett.
"Kadang-kadang harganya akan turun, jika Anda memiliki saham, jadi mengapa khawatir? Intinya adalah membeli sesuatu yang Anda sukai dengan harga yang Anda sukai, lalu menahannya selama 20 tahun. Anda tidak boleh melihatnya dari hari ke hari," jelasnya.
Dalam hal menemukan saham yang disukainya, Buffett terkenal dengan investasi bernilai. Ia membeli saham di perusahaan yang diperdagangkan dengan harga diskon dari nilai intrinsiknya.
Tentu saja, Buffett dan banyak investor lainnya telah mendedikasikan kehidupan profesional mereka untuk dapat mengidentifikasi barang murah di pasar. Bagi kita semua, Buffett menyarankan pendekatan yang lebih sederhana.
Bagi investor jangka panjang, memiliki portofolio dana indeks berbiaya rendah yang terdiversifikasi adalah "paling masuk akal hampir sepanjang waktu", kata Buffett, seperti dilaporkan CNBC internasional sebelumnya.
"Beli dana indeks berbiaya rendah S&P 500 secara konsisten. Teruslah membelinya saat senang maupun susah, dan terutama saat susah," kata Buffett pada 2017.
Sekarang tampaknya menjadi salah satu masa sulit untuk pasar saham AS, setidaknya lebih sulit daripada minggu lalu.
Jika mengikuti saran Buffett, Investor dapat menggunakan strategi yang dikenal sebagai dollar-cost averaging yakni menginvestasikan sejumlah uang tertentu ke dalam portofolio terdiversifikasi Anda secara berkala.
Dengan melakukan hal itu, investor dapat menjamin telah membeli lebih sedikit saham saat saham mahal dan lebih banyak saat pasar sedang obral.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #warren-buffett #oracle-of-omaha #investor-legendaris #berita-ekonomi-terkini