PDI-P Tak Biarkan Wacana Kotak Kosong pada Pilkada Jakarta Bisa Terwujud

PDI-P Tak Biarkan Wacana Kotak Kosong pada Pilkada Jakarta Bisa Terwujud

Chico menyatakan bahwa upaya memunculkan kotak dengan Ridwan Kamil sebagai calon tunggal telah mengabaikan keinginan mayoritas masyarakat Jakarta. Halaman all

(Kompas.com) 07/08/24 16:37 13666441

JAKARTA, KOMPAS.com - PDI Perjuangan menyatakan tak akan membiarkan wacana kotak kosong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Daerah Khusus Jakarta 2024 bisa terwujud.

Juru Bicara Tim Pemenangan Pilkada 2024 PDI-P Chico Hakim menyatakan, partainya akan sekuat tenaga untuk menghalau wacana kotak kosong pada Pilkada Jakarta 2024.

"Ini yang menurut kami, PDI Perjuangan akan berupaya sekuat tenaga untuk bisa ini tidak terjadi," kata Chico dalam Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Rabu (7/8/2024).

Selain itu, Chico menyatakan bahwa upaya memunculkan kotak kosong pada Pilkada Jakarta 2024 mengebiri hak demokrasi masyarakat.

"(Wacana kotak kosong) jadi untuk demokrasi enggak bagus. Ini semacam mengebiri keinginan masyarakat, mengebiri hak demokrasi masyarakat," tegas Chico.

Chico lantas menyinggung temuan survei mengenai elektabilitas tokoh yang diinginkan masyarakat Jakarta, tanpa menyebutkan lembaga survei yang dimaksud.

Chico mengatakan, hasil survei menempatkan Anies Baswedan berada di posisi teratasan, disusul kader PDI-P Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di posisi kedua.

Sementara, elektabilitas Ridwan Kamil, sosok yang digadang-gadang bakal diusung KIM Plus, berada di posisi ketiga.

Chico menyatakan bahwa upaya memunculkan kotak dengan Ridwan Kamil sebagai calon tunggal telah mengabaikan keinginan mayoritas masyarakat Jakarta.

Sebab, jika merujuk hasil survei, mayoritas masyarakat menginginkan sosok Anies dan Ahok apabila maju pada Pilkada Jakarta 2024.

"Secara obyektif bahwa seorang Anies Baswedan maupun Basuki Tjahaja Purnama, itulah dua tokoh yang diinginkan masyarakat," tegas dia.

"Jelas diinginkan karena mereka punya rekam jejak yang jelas, rekam jejak yang cukup baik ketika memimpin Jakarta," sambung dia.

Wacana kemunculan kotak kosong pada Pilkada Jakarta berhembus belakangan ini.

Skenario dominasi calon tunggal melawan kotak kosong pada Pilkada Jakarta 2024 diperkirakan baru bisa terjadi jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Nasdem merapat kepada KIM.

Jika hal itu terjadi, wacana KIM Plus kemungkinan terwujud, dan sang kandidat diusung yakni Ridwan Kamil bisa dipastikan tidak akan mendapatkan perlawanan sengit pada Pilkada Jakarta.

"Kemungkinan KIM Plus melawan Kotak Kosong di Pilkada Jakarta mengemuka ketika Koalisi Perubahan yang beranggotakan Nasdem, PKB, dan PKS yang sementara ini mengusung Anies, \'tergiur\' untuk berpindah haluan," kata Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/8/2024).

#kotak-kosong-di-pilkades #kim-plus #kotak-kosong-pilkada-jakarta #kotak-kosong-pilkada

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/07/16375171/pdi-p-tak-biarkan-wacana-kotak-kosong-pada-pilkada-jakarta-bisa-terwujud