Potensi Ditinggal KIM Plus, Eriko Sotarduga : Kalau Tak Ada yang Ingin Bersama PDI-P, Tidak Masalah

Potensi Ditinggal KIM Plus, Eriko Sotarduga : Kalau Tak Ada yang Ingin Bersama PDI-P, Tidak Masalah

PDI-P tak mempersoalkan sejumlah partai yang tidak bersamanya di Pilkada Jakarta. Sebab hampir seluruh partai berencana untuk kepada KIM Plus. Halaman all

(Kompas.com) 08/08/24 13:47 13786534

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Eriko Sotarduga mengatakan, tidak mempersoalkan sejumlah partai politik (parpol) lain yang tak ingin berkoalisi dengan PDI-P dalam Pilkada Jakarta 2024.

Pernyataan Eriko itu soal menjawab pertanyaan dari pembawa acara Budiman Tanuredjo dalam talk show "Satu Meja the Forum" yang ditayangkan Kompas TV, Rabu (7/8/2024).

Pertanyaan itu mengenai nasib PDI-P yang berpotensi ditinggal sendirian karena hampir semua partai diduga akan dirangkul Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

"Nah kalau kita dikatakan tidak ada yang ingin bersama-sama dengan kita, tidak masalah juga," ujar Eriko.

Menurut Eriko, semua parpol memiliki hak masing-masing untuk menentukan arah dukungan kepada sosok bakal calon gubernur Jakarta dalam Pilkada 2024.

Bahkan, parpol lain juga disebut memiliki hak mengajukan sosok potensial sendiri untuk sebagai bakal orang nomor satu di Jakarta, namun dengan syarat memenuhi kursi pencalonan.

"Ini kan juga hak dari masing-masing partai. Dan partai berhak memajukan dengan minimum kursi yang ada," kata Eriko.

Namun, koalisi besar parpol akan berpotensi munculnya calon tunggal yang melawan kotak kosong di Pilkada Jakarta 2024.

Jika itu terjadi, Eriko mengingatkan, akan sangat merugikan masyarakat karena tak memiliki pilihan lain.

"Nanti dengan seperti ini kalau terpilih namun tidak sesuai, nanti tentu masyarakat sendiri yang akan merasakan. Padahal, partai itu representasi dari rakyat. Tetapi kan kami tidak bisa memaksakan yang untuk bersama-sama dengan kami," kata Eriko.

Diberitakan sebelumnya, KIM yang mengusung Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 berencana membentuk KIM Plus untuk Pilkada 2024.

Sejumlah partai politik (parpol) bergabung dalam KIM sebelumnya, antara lain Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Gelora, Garuda, dan PSI.

Kini, ada sejumlah parpol yang dulunya beda arah dukungan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan bergabung ke KIM pada pilkada di beberapa daerah.

Beberapa partai yang telah memberikan sinyal untuk bergabung KIM Plus yakni Naden dan PKB.

Kedua partai ini sebelumnya mendukung Anies, namun baru-baru ini mereka berniat menarik dini.

Jika terwujud, artinya tersisa PKS yang mendukung Anies untuk bertarung di Pilkada Jakarta.

Namun PKS tidak dapat mengusung Anies sendiri, karena perolehan 18 kursi di DPRD DKI tidak memenuhi syarat dukungan.

#eriko-sotarduga #pdip #pilkada-jakarta

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/08/13471281/potensi-ditinggal-kim-plus-eriko-sotarduga-kalau-tak-ada-yang-ingin