KPK dan BPKP Cek Fisik Selter Tsunami di NTB yang Diduga Dikorupsi

KPK dan BPKP Cek Fisik Selter Tsunami di NTB yang Diduga Dikorupsi

Pegecekan fisik ini dilakukan untuk menghitung kerugian negara yang ditimbulkan dari tindakan korupsi Halaman all

(Kompas.com) 08/08/24 16:41 13804399

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengecek kondisi fisik dan kelayakan bangunan tempat evakuasi sementara atau selter tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diduga dikorupsi, Kamis (8/8/2024).

Juru Bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto mengatakan, penyidik mengecek bangunan tersebut bersama auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Betul hari ini penyidik dan auditor BPKP melakukan cek fisik di selter tsunami. Untuk hasilnya nanti kami update secara kelembagaan jika sudah selesai,” ujar Tessa saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/2024).

Menurut Tessa, pengecekan fisik ini dilakukan untuk menghitung kerugian negara yang ditimbulkan dari tindakan korupsi terhadap proyek pembangunan fasilitas tersebut.

“Apakah barang-barang atau materialnya sesuai dengan apa yang dikerjakan, sesuai dengan apa yang ada di kontrak, itu akan menjadi pertimbangan auditor,” kata Tessa menjelaskan.

Diberitakan sebelumnya, KPK tengah menyidik kasus pembangunan shelter tsunami atau tempat evakuasi sementara untuk warga di NTB

Proyek itu dikerjakan oleh satuan kerja di bawah Kementerian PUPR Perwakilan NTB pada 2014. KPK telah menggelar ekspose atau gelar perkara kasus ini dan menetapkan dua orang tersangka sejak 2023.

Satu dari mereka merupakan penyelenggara negara sementara satu orang lainnya berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kerugian negara untuk perkara tersebut sekitar lebih kurang Rp 19 miliar," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto dalam keterangan tertulis, Senin (8/7/2024).

#kpk #nusa-tenggara-barat #ntb #bpkp #shelter-tsunami-dikorupsi

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/08/16415931/kpk-dan-bpkp-cek-fisik-selter-tsunami-di-ntb-yang-diduga-dikorupsi