Dinas Perumahan Pemprov Jakarta Didesak Segera Lengkapi Barang Bukti Penjarahan Rusunawa Marunda

Dinas Perumahan Pemprov Jakarta Didesak Segera Lengkapi Barang Bukti Penjarahan Rusunawa Marunda

Kasus penjarahan Rusunawa Marunda, kata Jhonny, tidak boleh dianggap remeh karena melibatkan aset negara. Halaman all

(Kompas.com) 09/08/24 16:10 13933281

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD Daerah Pemilihan (dapil) II Jakarta, Jhonny Simanjutak, mendesak Dinas Perumahan Pemprov Jakarta agar segera melengkapi kekurangan barang bukti kasus penjarahan aset Rusunawa Marunda.

"Ya, kalau menurut saya sih ini kan penting untuk diungkap. Kemudian, Dinas Perumahan dan pengelola supaya betul-betul serius mengumpulkan alat buktinya," ucap Jhonny saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (8/8/2024).

Kasus penjarahan Rusunawa Marunda, kata Jhonny, tidak boleh dianggap remeh karena melibatkan aset negara.

Oleh sebab itu, Jhonny meminta Dinas Perumahan dan pengelola supaya lebih serius dalam melakukan pelaporan ke polisi terkait kasus ini.

Jhonny ingin para penjarah aset Rusunawa Marunda mendapatkan efek jera.

Di sisi lain, pelaporan ke polisi menjadi penting agar masyarakat tidak menilai bahwa Dinas Perumahan terkesan benar-benar melakukan pembiaran kasus penjarahan ini.

"Jangan seolah-olah dugaan masyarakat ini adalah proses pembiaran terhadap tindak pidana," terangnya.

Sebagai informasi, eks pengelola Rusunawa Marunda Uye Yayat Dimiyati sudah melakukan pelaporan ke polisi soal kasus penjarahan aset Rusunawa Marunda, Jumat (21/6/2024).

Namun, laporan itu belum bisa ditindaklanjuti karena kurangnya barang bukti berupa berkas total kerugian hilangnya aset Rusunawa Marunda.

Dinas Perumahan Rakyat Provinsi Jakarta juga sudah membentuk tim inventarisasi untuk menghitung seluruh aset Rusunawa Marunda yang hilang dijarah maling.

Kabarnya, perhitungan aset tersebut selesai di akhir Juli. Namun, hingga awal Agustus ini, Uye masih menunggu hasil perhitungan aset itu.

Sementara klaster C Rusunawa Marunda terbengkalai dan seluruh asetnya raib dijarah maling sejak September 2023.

Besi atau terali balkon, kabel, alumunium, kusen, kloset, wastafel, pintu, dan juga jendela di setiap unit sudah habis diambil maling.

Tak hanya itu, para maling juga nekat membobol tembok di setiap unit rusun untuk mengambil besi, pipa, atau kabel di dalamnya.

Aksi penjarahan ini marak terjadi usai penghuni klaster C Rusunawa Marunda direlokasi ke rusun terdekat sesuai dengan rekomendasi dari PJ Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

#maling-di-rusunawa-marunda #rusun-marunda-dijarah #penjarahan-rusun-marunda #marunda #pencuri-di-rusunawa-marunda #rusunawa-marunda-dijarah #pengelola-rusunawa-marunda-lapor-polisi

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/09/16105961/dinas-perumahan-pemprov-jakarta-didesak-segera-lengkapi-barang-bukti