Ironi UMKM, NPL Menanjak dan Penyaluran Kredit Makin Tak Bergairah

Ironi UMKM, NPL Menanjak dan Penyaluran Kredit Makin Tak Bergairah

Kredit macet alias NPL kredit UMKM menanjak. Sementara penyaluran kredit ke UMKM semakin tumbuh melambat. - Halaman all

(InvestorID) 09/08/24 21:33 13961278

JAKARTA, investor.id – Sektor perbankan masih dibayangi peningkatan kredit macet dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di samping itu, penyaluran kredit ke sektor ini semakin tak bergairah.

Berdasarkan laporan Bank Indonesia melalui Statistik Sistem Keuangan Indonesia (SSKI), NPL kredit UMKM telah meningkat dari posisi 3,98% pada Maret 2024. Sebagai perbandingan, NPL kredit UMKM pada April dan Mei 2024 masing-masing sebesar 4,25% dan 4,27%. Ini merupakan data terbaru yang disampaikan pihak regulator.

Ini menandai terjadi peningkatan kredit macet kredit UMKM selama dua bulan berturut-turut sejak program restrukturisasi kredit berakhir. Seperti yang diketahui, program restrukturisasi kredit akibat pademi Covid-19 yang utamanya diperuntukkan kepada UMKM telah diakhiri Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Maret 2024 lalu.

Selanjutnya berdasarkan arahan OJK, perbankan masih dapat melakukan restrukturisasi kepada para debitur UMKM. Namun bedanya, perlakuan restrukturisasi disesuaikan dengan kondisi normal.

Di samping NPL yang dalam tren menanjak, penyaluran kredit ke UMKM juga tak lebih bergairah. Bahkan jika ditinjau secara bulanan, pertumbuhan kredit UMKM cenderung menunjukkan perlambatan.

Mengacu data Uang Beredar (M2) dari Bank Indonesia, kredit UMKM pada Juni 2024 tercatat mencapai Rp 1.375,2 triliun. Angka ini memang masih mampu bertumbuh 6,7% secara tahunan (year on year/yoy).

Kendati begitu, angka pertumbuhan kredit UMKM per Juni menjadi yang terendah sepanjang paruh pertama tahun ini. Hal tersebut juga menandai bahwa kredit UMKM masih terus tumbuh tetapi punya kecenderungan terus melambat.

Kredit UMKM pada periode Januari-Juni 2024 masing-masing bertumbuh sebesar 8,9%, 8,9%, 8,7%, 8,1%, 7,3%, dan 6,7%. Angka-angka tersebut jauh tertinggal dari perkembangan total kredit perbankan yang meningkat sampai double digit, khususnya kepada sektor korporasi.

Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #kredit-umkm #npl-umkm #npl-kredit-umkm #kredit-perbankan #umkm #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/finance/369710/ironi-umkm-npl-menanjak-dan-penyaluran-kredit-makin-tak-bergairah