Tolak Wacana Kotak Kosong Pilkada Jakarta, Warga: Minimal 2 Paslon Agar Ada Perbandingan
Warga ingin, Pilkada Jakarta setidaknya diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur. Halaman all
(Kompas.com) 12/08/24 09:15 14273194
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga menolak wacana calon gubernur dan wakil gubernur tunggal melawan kotak kosong pada Pilkada Jakarta 2024.
Warga ingin, Pilkada Jakarta setidaknya diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur.
"Setidaknya ada dua calon agar masyarakat bisa memilih dan bisa membandingkan program calon gubernur yang satu dengan yang lainnya, sehingga masyarakat tahu mana yang lebih baik," ucap Fakih (25), salah seorang pengemudi ojek online saat diwawancarai Kompas.com, Minggu (11/8/2024).
Jika hanya ada satu paslon, kata Fakih, kebanyakan warga Jakarta cenderung pasrah pada pilihan yang ada. Padahal, belum tentu satu-satunya calon itu sesuai dengan keinginan hati.
Senada dengan Fakih, Putra (25) juga berharap agar ada lebih dari satu paslon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jakarta.
"Karena kalau cuma satu paslon, paling nawarin beberapa program kerja aja. Sedangkan kalau banyak paslon mungkin aja punya program kerja yang lebih inovatif, lebih efisien buat Jakarta yang akan mendatang," kata Putra yang bekerja sebagai pegawai swasta, Minggu.
Menurut Putra, semakin banyak paslon berikut program kerja yang ditawarkan, warga Jakarta akan lebih punya banyak pilihan.
Dengan demikian, masyarakat bisa menentukan mana program yang lebih efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan di Jakarta.
Sementara, ibu rumah tangga di Jakarta Utara bernama Marel (50) khawatir apabila aspirasinya tidak didengar jika hanya ada satu paslon saja pada Pilkada Jakarta.
"Takutnya, aspirasi kita justru enggak terdengar apa gimana gitu," ucap Marel, Jumat (9/8/2024).
Diberitakan sebelumnya, Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 disebut sudah sepakat mengusung Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta 2024.
“Ya, Insya Allah di KIM Plus sudah muncul satu nama, yaitu Ridwan Kamil untuk Pilkada DKI Jakarta,” kata Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/8/2024).
KIM juga akan mengajak partai-partai lain yang sebelumnya berencana mengusung Anies Baswedan, agar mendukung Ridwan Kamil pada Pilkada 2024.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), misalnya, antusias menyambut ajakan untuk bergabung ke KIM Plus dan mengusung Ridwan Kamil.
Begitu pula dengan Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) yang meminta agar diajak bergabung dengan KIM Plus.
Jika KIM Plus itu benar-benar terwujud dan sepakat satu poros mendukung Ridwan Kamil, Anies Baswedan terancam tidak bisa beralaga pada Pilkada 2024 karena tak ada partai politik yang mengusung.
Sementara Ridwan Kamil akan menjadi satu-satunya calon gubernur di DKI Jakarta karena hampir seluruh partai politik sepakat mendukungnya.
#ridwan-kamil-pilkada-jakarta #kotak-kosong-pilkada-jakarta #pilkada-jakarta