Jokowi sebut IKN sebagai Kanvas yang Mengukir Masa Depan Bangsa
Presiden Joko Widodo menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) sebuah kanvas yang mengukir masa depan bangsa. Halaman all
(Kompas.com) 12/08/24 10:28 14278647
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyebut Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai sebuah kanvas yang akan mengukir masa depan bangsa. Pernyataan ini disampaikan saat memberikan sambutan dalam sidang kabinet paripurna perdana di Istana Garuda, IKN, pada Senin (12/8/2024).
"IKN adalah sebuah kanvas yang mengukir masa depan dan tak semua orang tak semua negara dan tak semua negara memiliki kesempatan memiliki kemampuan untuk membangun ibu kota-nya yang dimulai betul-betul dari nol," ujar Jokowi dilansir siaran YouTube Sekretariat Presiden.
Presiden menegaskan bahwa IKN dibangun dengan konsep forest city atau kota hutan, yang menonjolkan suasana hijau dan bukan sekadar kota beton atau kota kaca. Selain itu, IKN juga dirancang sebagai smart city, yaitu kota yang ditopang oleh teknologi dalam setiap aktivitasnya.
"Dan juga livable city, kota yang nyaman ditinggalinya. Kita merasakan pagi tadi betapa sangat sejuk dingin dan segar pada pagi hari ini karena air quality indeks-nya memang sangat rendah sekali yaitu di angka 6. Padahal maksimalnya di angka 50. Dan hampir banyak kota sekarang ini sudah di atas 50," paparnya.
Lebih lanjut, Jokowi menekankan bahwa kepindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN bukan hanya sekadar pemindahan fisik bangunan, tetapi juga perubahan pola pikir dan pola kerja ke arah yang lebih baik.
"Yang penting tetapi pindah pola pikir kita, pindah mindset kita, pindah pola kerja kita bisa bekerja dari mana saja, juga pindah mobilitasnya. Karena mobilitas di ibu kota Nusantara semuanya memakai kendaraan yang kendaraan listrik," kata Jokowi.
"Dan juga energinya memakai energi hijau bangunannya pun juga bangunan di sini semuanya diarahkan ke green building dan aksesibilitasnya juga diprioritaskan untuk pejalan kaki dan yang naik sepeda," tuturnya.
JSelain itu, ekonomi yang akan dikembangkan di IKN akan fokus pada ekonomi hijau dan ekonomi digital.
"Sekali lagi ekonomi hijau, ekonomi digital, data center, financial center dan yang lain-lainnya," tambah mantan Gubernur Jakarta itu.