Waspada Penipuan Kontak Palsu Hotel di Google, Serang Hotel Se-Indonesia
Nomor kontak hotel pada akun bisnis Google diubah oknum, sehingga membuat konsumen membayar ke nomor rekening yang diminta penipu. Halaman all
(Kompas.com) 12/08/24 18:01 14311963
KOMPAS.com - Ramai penipuan berkedok pemalsuan kontak pemesanan kamar hotel di akun bisnis Google hotel-hotel se-Indonesia.
Sebagai contoh saat kita mencari nama Hotel A di Jakarta pada Google, maka akan tampil jendela yang memuat mengenai alamat, nomor telepon atau handphone, dan ulasan pengguna Google untuk Hotel A.
Pada bagian nomor telepon atau handphone ini yang kemudian diedit dan diubah oleh oknum, menghubungkan ke nomor Whatsapp palsu.
Setelah konsumen menghubungi nomor whatsapp tersebut, oknum penipu akan meminta transfer biaya kamar hotel ke rekening bank miliknya.
"Biasanya harga kamarnya ini jadi jauh lebih murah, sehingga orangnya tertarik untuk transfer," kata Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani pada acara konfrensi pers yang digelar di Sahid Group, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2024).
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia mencatat modus pemalsuan data kontak hotel di Google ini terjadi di berbagai hotel daerah Indonesia.
"Serangannya merata se-Indonesia, terjadi di semua hotel baik itu berbintang atau tidak, jaringan hotel atau tidak," jelas Hariyadi.
BPD PHRI Jawa Tengah Yantie Yulianti memberi informasi, ada 156 hotel yang akunnya diretas dan 10 laporan tamu yang melakukan transfer biaya pemesanan kamar ke nomor rekening penipu.
Ketua PHRI Sumatera Barat, Rina Pangeran menejaskan, ada 60 kontak hotel di Sumatera Barat yang diretas di Google, tetapi belum ada laporan akan tamu yang melakukan transfer biaya ke penipu.
"Saat ini kami melakukan antisipasi dengan mengecek akun Google setengah jam sekali dan memperingati lewat media sosial masing-masing," kata Rina Pangeran.
Pihak PHRI mengimbau masyarakat yang melakukan antisipasi penipuan modus pemalsuan kontak akun bisnis Google hotel sebagai berikut:
1. Langsung menghubungi saluran resmi Hotel yang bersangkutan guna menghindari terjebaknya dalam penipuan (nomor ini bisa dicari di website resmi hotel atau akun media sosial hotel).
2. Pembayaran harus dilakukan melalui rekening resmi hotel. Konfirmasi kembali nomor rekening melalui kontak resmi hotel sebelum melakukan pembayaran.
Perlu dicatat, pihak hotel tidak akan bertanggung jawab atas penipuan yang terjadi pada akun bisnis Google.
Selanjutnya untuk pihak hotel, PHRI mengimbau melakukan hal-hal berikut ini:
1. Melaporkan informasi yang tidak benar ke Google melalui suggestion edit di akun google bisnis.
2. Melaporkan fraud dengan Business Redressal Complaints, melalui:
https://docs.google.com/spreadsheets/u/0/d/1Z8EvW8r6YmAvxmcoXDgp02MHjkQ3sa5SjLb9hYUQygY/htmlview
3. Melakukan verifikasi person in charge dalam akun bisnis melalui Google My Business Verified, melalui:
https://support.google.com/business/answer/7107242?hl=en
"Kami berharap teman-teman anggota PHRI melakukan verifikasi pihak hotel resmi. Ini akan makan waktu agak panjang, tetapi mohon dilakukan agar tidak dilakukan oleh pihak lain di luar hotel resmi. Ini juga gratis dari Google," imbau Hariyadi.
PHRI akan melaporkan kasus peretasan kontak hotel ini ke bagian cybercime Polri, termasuk BPD dan BPC PHRI yang akan melakukan laporan melalui Polda dan Polres di wilayahnya.
- Antisipasi Penipuan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Bisa Cek Situs Resmi
- Awas Penipuan, Permohonan Paspor Resmi Hanya di Aplikasi M-Paspor
View this post on Instagram
#penipuan-kontak-hotel-indonesia #penipuan-nomor-whatsapp-hotel-indonesia #nomor-telpon-hotel-palsu #penipuan-pemesanan-hotel-indonesia #penipuan-google-akun-hotel