KRL Impor dari China Tiba Awal 2025, Beroperasi Mulai Semester II
PT KAI Commuter (KCI) akan kedatangan 11 rangkaian KRL baru dari China pada awal 2025. Halaman all
(Kompas.com) 13/08/24 13:48 14360418
JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Commuter (KCI) akan kedatangan 11 rangkaian kereta (trainset) KRL baru dari China pada awal 2025. Rencananya, KRL impor ini akan dioperasikan pada paruh kedua 2025.
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengatakan, KRL-KRL baru dari China akan mulai berdatangan pada kuartal I-2025 secara bertahap.
"Kuartal I-2025 kita akan kedatangan kereta-kereta baru. Kereta baru dengan teknologi baru, persembahan untuk Jabodetabek," ujarnya saat acara peluncuran KMT Special Edition BT21 di Stasiun BNI City, Jakarta, Senin (12/8/2024).
Pada kesempatan yang sama, External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan mengungkapkan, KRL impor ini rencananya akan mulai beroperasi pada semester II-2025.
Namun sebelum dioperasikan, KRL impor harus menjalani serangkaian proses pengujian untuk memastikan armada layak mengangkut penumpang. Salah satunya uji coba dengan jarak tempuh 4.000 kilometer (km).
Adapun pengujian tersebut dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Kuartal I keretanya datang, itu kalau sesuai time delivery. Jadi nanti di semester II ya mudah-mudahan setelah ujian sertifikasinya selesai, itu bisa teman-teman bisa nikmatin lah kereta baru," ucap Leza.
Leza menyebut, KRL baru yang akan datang dan mulai beroperasi pada semester II-2025 tidak hanya KRL impor dari China tetapi juga KRL baru yang dipesan dari PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.
Adapun KCI memesan 16 trainset KRL baru ke INKA yang dijadwalkan datang pada 2025 sebanyak 12 trainset dan 4 trainset akan datang pada 2026.
"Jadi mudah-mudahan bisa beroperasi di Semester II yang INKA dan CRRC.
Sebagai informasi, KCI mulanya mengimpor 3 trainset KRL baru dari China Railway Construction Corporation (CRRC) senilai Rp 783 miliar.
Namun KCI menambah KRL impor dari CRRC sebanyak 8 trainset baru senilai Rp 2,20 triliun lantaran PT INKA tidak dapat memenuhi orderan peremajaan (retrofit) 17 trainset KRL lama yang sudah disepakati sebelumnya.