Muslimah Aceh di Paskibraka ‘Dipaksa’ Lepas Jilbab, MPU Geram: Khianati Kekhususan Aceh

Muslimah Aceh di Paskibraka ‘Dipaksa’ Lepas Jilbab, MPU Geram: Khianati Kekhususan Aceh

Belum ada pernyataan resmi BPIP terkait dugaan larangan

(Republika) 14/08/24 11:54 14405976

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh geram dan mengecam dugaan larangan jilbab untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024. Salah satu putri terbaik Aceh, termasuk daftar anggota Paskibraka yang melepas jilbab itu.

Ketua MPU Aceh, Teungku H Faisal Ali, menilai kebijakan semacam ini menunjukkan radikallisme pemerintah. Dia pun meminta agar para anggota Paskibraka yang Muslimah dibebaskan kembali berhijab.

“Ini bentuk radikalisme di tubuh pemerintah. Kami minta untuk dibebaskan mereka berjilbab kembali saat 17 Agustus,” ujar dia kepada Republika.co.id, di Jakarta, Selasa (14/8/2024).

Dia mengingatkan, pemerintah agar tak menciptakan rasisme di kalangan masyarakat. “Ulama Aceh menganggap pemerintah rasis terhadap Islam dan berkhianat terhadap kekekhususan masyarakat Aceh,” kata dia.

Sebelumnya, beredar viral di media sosial kabar pemaksaan lepas jilbab yang menimpa wakil Provinsi Aceh di Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional, Dzawata Maghfura Zukhri, siswi kelas X SMAN Modal Bangsa (Mosa).

Sementara itu, terdapat 18 delegasi Paskibraka 2024 yang bertugas mengibarkan bendera pusaka di IKN, Kalimantan Timur pada 18 Agustus 2024, harus mencopot jilbabnya. Mereka sebelumnya sudah memakai jilbab sejak SD hingga SMP. Dalam penelurusan Republika.co.id, 18 delegasi tersebut berasal berasal dari Aceh hingga Papua.

#paskibraka-dipaksa-lepas-jilbab #paskibraka-aceh #aturan-jilbab-paskibraka #bpip-paskibraka #paskibraka-copot-jilbab #upacara-bendera-ikn #paskibraka-copot-jilbab-di-ikn #hut-ri #upacara-bendara-ikn

https://khazanah.republika.co.id/berita/si6yzj320/muslimah-aceh-di-paskibraka-dipaksa-lepas-jilbab-mpu-geram-khianati-kekhususan-aceh