Tanggapi Jokowi, Hasto PDI-P: Kerasa Aroma Kolonial Setelah 9 Tahun?
PDI-P menyinggung kebijakan HGU selama 190 tahun di IKN justru merupakan wujud neokolonialisme. Halaman all
(Kompas.com) 14/08/24 21:47 14433404
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto mempertanyakan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengaku merasakan suasana kolonial karena tinggal di Istana Kepresidenan Jakarta dan Bogor yang warisan pemerintah Hindia-Belanda.
Dia merasa janggal mengapa Jokowi baru mengungkapkan hal itu setelah 2 periode menjabat sebagai presiden RI.
"Masak, kerasa aroma kolonial baru setelah sembilan tahun. Iya kan?" kata Hasto ditemui di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2024).
Oleh sebab itu, menurut Hasto, akan lebih baik jika Jokowi tidak membiarkan kolonialisme hukum terus terjadi di Indonesia.
Kemudian, ia juga meminta tidak ada kolonialisme pengelolaan tanah yang terus berlangsung di Tanah Air.
Ia pun menyinggung kebijakan pemerintah terbaru terkait pemberian hak guna usaha (HGU) lahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga mampu mencapai 190 tahun dalam dua siklus yang bertujuan untuk menarik investasi sebesar-besarnya.
"Yang penting tidak ada kolonialisme penguasaan tanah. 190 tahun tanah untuk mengundang investor yang enggak datang-datang. Itu kan (bagian) kolonialisme baru," sindir politikus asal Yogyakarta ini.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi menceritakan pengalamannya selama mendiami Istana Negara, Istana Merdeka dan Istana Bogor selama hampir 10 tahun memimpin Indonesia.
Menurut Presiden, ia setiap hari selalu merasakan suasana kolonial di istana-istana yang merupakan peninggalan Belanda itu.
"Jadi kalau istana kita yang ada di Jakarta, yang ada di Bogor, itu adalah istana bekas kolonial yang dulunya dihuni. Jadi di Istana Negara, itu dihuni oleh Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten. Kemudian Istana Merdeka, saya juga kaget, ternyata Istana Negara, Istana Merdeka (penghuninya) berbeda, dihuni oleh Jenderal Johan Wilhelm van Lansberge," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se Indonesia di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Selasa (13/8/2024) sebagaimana dilansir YouTube Sekretariat Presiden.
Kemudian Presiden menjelaskan bahwa Istana Bogor juga pernah dihuni oleh Gubernur Jenderal Belanda Gustaaf Willem baron van Imhoff (G.W. Baron van Imhoff).
#joko-widodo #hasto-kristiyanto #kolonial #partai-demokrasi-indonesia-perjuangan-pdi-p