Namanya Dicatut Dukung Dharma-Kun, Warga Jaktim: Enggak Pernah Kasih KTP, Enggak Kenal
Faiz menegaskan, dirinya tidak pernah memberikan dukungan ke Dharma-Kun. Halaman all
(Kompas.com) 16/08/24 12:22 14482864
JAKARTA, KOMPAS.com - Ahmad Faiz (34), warga Pulo Gadung, Jakarta Timur, terkejut nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya dicatut sebagai pendukung bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta jalur perseorangan, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.
Faiz menegaskan, dirinya tidak pernah memberikan dukungan ke Dharma-Kun.
“Enggak pernah merasa kasih fotokopi KTP untuk mendukung siapa pun, apalagi untuk pasangan Dharma Pongrekun. Kenal saja enggak,” ujar Faiz saat dikonfirmasi pada Jumat (16/8/2024).
Faiz baru sadar nomor KTP-nya dicatut setelah mengecek di laman Komisi Pemilihan Umum (KPU), usai mengetahui isu pencatutan ini ramai dibicarakan di media sosial X/Twitter.
Bukan hanya KTP miliknya, Faiz bilang, KTP kedua orangtuanya juga dicatut sebagai pendukung Dharma-Kun.
Faiz menegaskan, dia maupun anggota keluarganya yang lain juga tidak pernah didatangi tim Dharma-Kun.
“Orang tua gue full di rumah, karena bapak sudah pakai kursi roda dan ibu buka warung. Pas gue tanya, memang enggak pernah ada tamu yang memperkenalkan diri buat minta dukungan dari timnya Dharma,” lanjut Faiz.
Faiz mengatakan, rumahnya hanya pernah didatangi oleh petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) saat proses pencocokan dan penelitian (coklit). Coklit sendiri merupakan tahapan untuk menetapkan daftar pemilih Pilkada.
Adapun pengecekan dukungan bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dapat dilakukan di https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilihan/cek_pendukung.
Sebagaimana diketahui, KPU Jakarta menyatakan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana lolos verifikasi faktual (verfak) untuk maju Pilkada Jakarta 2024 jalur independen.
Ketua Bidang Teknis Penyelenggara KPU DKI Jakarta Dody Wijaya menuturkan, Dharma-Kun dinyatakan lolos verfak setelah memenuhi 677.468 syarat dukungan.
"Pada verifikasi faktual pertama jumlahnya 183.001 data dukungan. Maka total hasil rekapitulasi akhir data yang memenuhi syarat 677.468. Data ini melebihi syarat dukungan minimal 618.968 dukungan," ujar Dody di Kantor KPU Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).
Dharma-Kun sebelumnya tidak lolos tahap verfak pertama karena kekurangan 538.178 data dukungan.
Dari 721.221 data yang diserahkan Dharma-Kun pada tahap verifikasi administrasi, hanya 183.043 yang memenuhi syarat usai pengecekan tim verifikator di lapangan.
Setelah melakukan perbaikan, keduanya berhasil mengumpulkan data dukungan dalam tahap verifikasi administrasi dengan total jumlah yang memenuhi syarat 826.766 dukungan, dari data disampaikan 933.040.
"Dari 826.766 yang lolos verifikasi administrasi. Data yang memenuhi syarat ada 494.467 ditotal dengan verfak pertama 183.001 menjadi 677.468," jelas Dody.
Dody menuturkan, tahapan berikutnya bagi calon independen adalah penyerahan surat keterangan (SK) yang menjadi modal untuk mendaftar pada 27 hingga 29 Agustus 2024.
Oleh karenanya, Dharma-Kun bakal bersaing dengan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh partai politik (parpol) pada Pilkada Jakarta.
#dharma-pongrekun #dharma-pongrekun-cagub-dki #dukungan-dharma-pongrekun #dharma-pongrekun-kun-wardana #calon-independen-pilkada-jakarta #pilkada-jakarta