Pertumbuhan Ekonomi Stagnan 5 Persen, Jokowi: Banyak Negara Tidak Tumbuh, Bahkan Melambat.. Halaman all

Pertumbuhan Ekonomi Stagnan 5 Persen, Jokowi: Banyak Negara Tidak Tumbuh, Bahkan Melambat.. Halaman all

Laju pertumbuhan ekonomi nasional stagnan di kisaran 5 persen selama periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Halaman all?page=all

(Kompas.com) 16/08/24 12:52 14492134

JAKARTA, KOMPAS.com - Laju pertumbuhan ekonomi nasional stagnan di kisaran 5 persen selama periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Angka tersebut sebenarnya lebih rendah dari janji yang disampaikan Jokowi pada kampanye Pilpres 2014 silam, yakni sebesar 7 persen.

Meskipun demikian, Jokowi bilang, pertumbuhan ekonomi 5 persen sebagai angka yang patut disyukuri, melihat kondisi perekonomian global yang tidak menentu.

Apalagi, pasca pandemi Covid-19, masih terdapat negara yang tidak mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi, bahkan cenderung melambat.

"Patut kita syukuri, alhamdulillah, Indonesia merupakan satu dari sedikit negara yang mampu pulih lebih cepat, bahkan terus bertumbuh," kata dia, dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).

"Pertumbuhan ekonomi kita terjaga di atas 5 persen, walau banyak negara tidak tumbuh, bahkan melambat," sambungnya.

Bahkan, wilayah Timur seperti Papua dan Maluku justru mampu tumbuh di atas 6 persen dan Maluku Utara mampu tumbuh di atas 20 persen.

Seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi itu, Jokowi bilang, inflasi nasional terjaga di kisaran 2 sampai 3 persen, di tengah disrupsi rantai pasok global, yang membuat inflasi sejumlah negara meroket.

"Bahkan ada yang mencapai lebih dari 200 persen," katanya.

Selain itu, Indonesia mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrem mampu kita turunkan dari sebelumnya 6,1 persen menjadi 0,8 persen di tahun 2024.

#perekonomian-global #pertumbuhan-ekonomi #jokowi #angka-kemiskinan

https://money.kompas.com/read/2024/08/16/125224826/pertumbuhan-ekonomi-stagnan-5-persen-jokowi-banyak-negara-tidak-tumbuh-bahkan?page=all