Raja Asuransi Bakal Setor Dividen Gede, Sahamnya Lagi Dikolek Asing
Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TUGU) atau Tugu Insurance menorehkan kinerja keuangan ciamik sepanjang 2024 dan mengungguli kompetitor. - Halaman all
(InvestorID) 16/08/24 19:12 14503173
JAKARTA, investor.id - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) secara konsisten kembali menorehkan kinerja keuangan ciamik sepanjang 2024 dan mengungguli kompetitor. Likuiditas perdagangan saham TUGU pun ikut terpantik naik.
Emiten saham sektor asuransi umum ini masih mencatatkan kinerja moncer per Juni 2024 di tengah berbagai tantangan makro ekonomi yang dihadapi. Berdasarkan catatan Kharel Devin Fielim, analis Trimegah Sekuritas, dari 12 emiten di sektor asuransi umum, premi bruto masih tumbuh dobel digit.
Dia mencatat, kenaikan premi bruto di sektor asuransi umum mencapai 13,9% secara year-on-year (yoy) selama Januari–Juni 2024. Dari 12 perusahaan asuransi umum tersebut, premi bruto TUGU menjadi kontributor pertumbuhan terbesar.
“Premi bruto TUGU naik 39% menjadi Rp 5,2 triliun pada semester I tahun ini. Kontribusi premi bruto TUGU terhadap total premi bruto emiten asuransi umum mencapai 39,4% hingga akhir Juni 2024. Pangsa pasarnya meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 32,3%” kata Kharel dalam siaran pers, Jumat (16/8/2024).
Tidak hanya dari sisi premi saja, dia menerangkan, kinerja operasional anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut juga tercatat yang paling mentereng. Laba operasi TUGU mencapai Rp 517 miliar atau tumbuh 68% pada semester I tahun 2024.
Hasil tersebut bahkan jauh mengungguli kinerja kompetitor yang hanya mencatatkan pertumbuhan 45,2%. Kontribusi laba operasional TUGU terhadap total 12 emiten asuransi umum bahkan mencapai 64,5%.
“Ini tidak hanya menunjukkan bahwa TUGU mengalami perbaikan yang signifikan tetapi juga keunggulan kompetitif terutama dari sisi size and scale” katan dia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, emiten sektor asuransi umum yang melantai di BEI memang didominasi oleh perusahaan yang memiliki skala kecil dengan kinerja yang cenderung fluktuatif. Namun, TUGU mampu memanfaatkan ekosistem bisnis captive dari induk Pertamina Group, sinergi bisnis dengan BUMN lain, serta upaya penetrasi ke segmen ritel yang menjanjikan menjadi kunci utama motor pertumbuhan bisnis perseroan yang menciptakan skala ekonomi yang besar.
“Pada akhirnya size, scale, growth dan TUGU menjadi pendorong utama appetite dari investor sehingga bisa kita lihat likuiditas perdagangan terus membaik terutama pada momentum rilis laporan keuangan serta adanya konsistensi inflow dana asing,” jelas Kharel.
Mengacu pada data statistik perdagangan, rata-rata volume perdagangan saham TUGU secara harian pada awal Agustus mencapai 6,71 juta atau meningkat 12,8% dibanding bulan sebelumnya 5,95 juta per hari. Bahkan, apabila dibandingkan Januari 2024, rata-rata perdagangan saham harian TUGU hanya 1,75 juta di kala itu. Artinya dalam kurun waktu kurang dari delapan bulan, likuiditas perdagangan saham TUGU naik hampir empat kali lipat.
Sementara itu, data perdagangan juga menunjukkan, saham TUGU dibeli bersih oleh asing dalam delapan pekan beruntun Rp 23,6 miliar. Sepanjang tahun 2024, bahkan asing membeli bersih saham TUGU senilai Rp 28,9 miliar.
Senada dengan Kharel, analis BCA Sekuritas Ryan Yani Santoso dalam catatannya juga menilai, kinerja TUGU yang melampaui industri membuat saham TUGU menjadi atraktif.
“TUGU mempublikasikan kinerja semester I-2024, di mana premi bruto naik 39% menjadi Rp 5,2 triliun, di atas rata-rata pertumbuhan tahunan industri untuk tahun fiskal 2019-23 sebesar 8,6%.” Tulis Ryan dalam catatan singkatnya.
Terlepas dari kinerja yang melampaui industri, Ryan juga menilai bahwa saham TUGU secara valuasi masih atraktif. Hal ini juga didukung dengan perseroan yang secara konsisten membagikan dividen dengan rasio 40% dari laba bersih dengan estimasi dividend yield 8% yang tergolong tinggi.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-tugu #tugu #asuransi-tugu-pratama-indonesia #tugu-insurance #dividen #asuransi #trimegah-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370446/raja-asuransi-bakal-setor-dividen-gede-sahamnya-lagi-dikolek-asing