Cerita Megawati Ungkap Hasto Sekarang Cengeng, Lalu Jalan Kebenaran Hadir di Pilkada 2024

Cerita Megawati Ungkap Hasto Sekarang Cengeng, Lalu Jalan Kebenaran Hadir di Pilkada 2024

Megawati memuji MK telah membuat putusan yang berani terkait Pilkada 2024.

(Republika) 26/08/24 19:36 14753734

REPUBLIKA.CO.ID, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa jalan kebenaran hadir terkadang dengan cara yang tak bisa diatur-atur. Hal ini terbukti ketika Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 terkait persyaratan calon kepala daerah kembali membuka kembali peluang PDIP untuk bisa mengusung sendiri.

“Saya sendiri juga kaget kok, yang tadinya saya pikir tinggal kita ini terkurung kan, dikurung gitu, aduh saya bilang, enak eh dikurung-kurung begitu. Indonesia ini lucu,” kata Megawati dalam pidatonya pada acara pengumuman calon kepala daerah gelombang 3 dari PDIP untuk Pilkada 2024, di kantor DPP PDIP, Senin (26/8/2024).

Megawati juga mengaku melakukan kontemplasi dengan sang ayah, Soekarno atau Bung Karno terkait kondisi bangsa saat ini. Dia merasa saat ini justru dimusuhi bangsa sendiri.

Melihat fenomena itu, Megawati pun teringat akan pesan yang disampaikan Bung Karno soal perlawanan akan lebih susah ketika melawan bangsa sendiri. Apalagi, menghadapi keinginan penguasa yang memperpanjang kekuasaan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pengarah BRIN ini juga bercerita soal dirinya bersama puteranya yang juga Ketua DPP PDIP Prananda Pranowo dan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto tengah sibuk menandatangani surat keputusan untuk calon kepala daerah yang diusung. Megawati pun mengungkapkan jika Hasto kerap menangis ketika bersama dirinya menandatangani SK kepala daerah.

Dia pun berpesan ke Hasto untuk tidak perlu menangisi sesuatu. Sebab, saat ini PDIP sudah bisa mengusung sendiri calon kepala daerah.

“Ini (Hasto) sekarang cengeng, lebih cengeng Pak Hasto ketimbang ketumnya, betul. Kalau saya nanya gitu terus nangis, kan lohngapain sih nangis, nggak ada guna nangis, yang perlu kita apa? Begini,” ujar Megawati sambil mengepalkan tangannya.

Lah iya toh, buktinya akhirnya juga iya (bisa mengusung),” jelasnya.

Diketahui, PDIP sempat menjadi partai yang \'terkucilkan\' oleh aturan ambang batas syarat pencalonan calon kepala daerah di Pilkada 2024. PDIP seperti ditinggalkan, khususnya di Pilgub Jakarta, saat parpol-parpol lain bergabung dalam kekuatan besar koalisi.

Namun pada Selasa (20/8/2024) lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan dua putusan yang menentukan terkait Pilkada 2024. Dua putusan itu, salah satunya menghapus atau menurunkan aturan syarat pencalonan calon kepala daerah, yang membuat PDIP kini bisa mengusung pasangan calon sendiri di beberapa daerah.

Sehari setelah putusan MK dibacakan, DPR lewat Badan Legislasi (Baleg) sempat bermanuver dengan membahas revisi UU Pilkada yang sebelumnya sempat mengendap. Revisi UU Pilkada lalu dibahas secara cepat dalam tempo sehari oleh Baleg DPR, tanpa mengadopsi putusan MK secara utuh.

Manuver Baleg DPR itu kemudian memicu gerakan \'Peringatan Darurat\' yang bermanifestasi pada gelombang demonstrasi mahasiswa dan masyarakat di berbagai daerah termasuk pusatnya di depan Gedung DPR/MPR RI. Demonstrasi bahkan masih berlangsung hingga kini.

Merespons eskalasi demonstrasi yang membesar dan meluas, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Kamis (22/8/2024) malam memastikan pengesahan revisi UU Pilkada batal dilaksanakan dan putusan MK soal pilkada akan berlaku. Untuk itu, dia memastikan pada saat pendaftaran calon kepala daerah untuk pilkada pada 27 Agustus 2024 bakal menerapkan putusan dari MK.

"Yang akan berlaku adalah keputusan JR (judicial review) MK yang mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Partai Gelora," kata Dasco dalam akun resmi media sosial X yang diunggah pada Kamis petang.

#putusan-mk #pilkada-2024 #pilgub-jakarta #pdip #pdip-usung-anies-rano #megawati #megawati-soekarnoputri

https://news.republika.co.id/berita/sitscd409/cerita-megawati-ungkap-hasto-sekarang-cengeng-lalu-jalan-kebenaran-hadir-di-pilkada-2024