46.000 Orang Terkena PHK, Pekerjaan Lepas Ini Bisa Jadi Cara Cari Cuan
Di era digital, dunia multimedia terutama fotografi dan video menawarkan peluang besar bagi gen Z. Halaman all
(Kompas.com) 03/09/24 23:34 14878731
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hampir 10 juta penduduk berusia 15 sampai 24 tahun atau biasa disebut generasi Z (Gen Z) menganggur atau Not Employment, Education, or Training (NEET).
Secara rinci, dari 44,47 juta penduduk berusia 15-24 tahun pada Agustus 2023, sekitar 22,5 persen atau 9,89 juta masuk dalam kategori NEET.
Adapun untuk angka pengangguran secara umum, BPS mencatat masih ada sebanyak 7,2 juta orang yang menganggur per Februari 2024.
SHUTTERSTOCK/ANDRII YALANSKYI Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK).Hal itu diperparah dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di banyak lini industri. Data Kementerian Tenaga Kerja menyebutkan, ada 46.240 PHK dari Januari hingga akhir Agustus 2024.
Kombinasi keduanya inilah yang membuat masyarakat kesulitan mencari pekerjaan, sehingga berimbas pada perekonomian.
Dengan kondisi sulit mencari kerja, tak ada salahnya mencoba mencari peluang baru. Apalagi di era digital saat ini, ada banyak peluang yang bisa kita lakukan untuk mendatangkan keuntungan, salah satunya menjadi fotografer lepas.
Founder & CEO Umarez Photography Umar Fawzy Sungkar mengatakan, kemajuan teknologi dan perubahan ekonomi domestik telah mengubah cara kita mencari sumber penghasilan. Di era digital, dunia multimedia terutama fotografi dan video menawarkan peluang besar bagi gen Z.
"Menjadi pemilik vendor fotografi atau fotografer lepas (freelance photographer) adalah pilihan menarik untuk menapaki jalan ini," ujar Umar dalam keterangannya, Selasa (3/9/2024).
Bagi Anda yang tertarik menjadi fotografer lepas dan sedang bingung belum mendapatkan pekerjaan, Umar memberikan beberapa tips sukses menjadi freelance photographer.
DOK. UMAREZ PHOTOGRAPHY Founder & CEO Umarez Photography Umar Fawzy Sungkar.1. Tentukan minat atau jenis fotografi yang paling Anda minati
Fokuslah pada satu bidang yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Apakah itu fotografi perjalanan, lanskap, dokumenter, potrait, fesyen, sport atau pernikahan.
"Menemukan niche khusus akan membantu kamu membangun reputasi dan menarik klien yang relevan," katanya.
2. Membangun citra pribadi (personal branding)
Buat portofolio online yang menampilkan karya-karya terbaik Anda. Website atau platform media sosial dapat membantu memperkenalkan diri dan menarik perhatian calon klien.
Umar bilang, banyak platform media online yang dapat membantu dalam memperkenalkan karya-karya, seperti Instagram, TikTok, Facebook, bahkan status Whatsapp pun dapat dijadikan media mempublikasikan karya-karya kepada lingkungan terdekat.
"Ingatlah, memulai bisnis biasanya dimulai dengan memperkenalkannya di lingkungan terdekat kamu. Serta pastikan personal branding kamu mencerminkan gaya dan visi fotografi yang unik," terang Umar.
3. Investasi dalam pendidikan fotografi
Terus tingkatkan keterampilan teknis melalui kursus, workshop, dan pelatihan. Fotografi adalah bidang yang terus berkembang, jadi selalu belajar hal baru.
Selain mendapatkan ilmu dan wawasan lebih, mengikuti workshop dapat juga membuka lingkaran pertemanan dan kemungkinan untuk berkolaborasi dengan rekan rekan fotografer lainnya.
4. Atur jadwal dan keuangan
Sebagai fotografer lepas, Anda harus mengatur waktu dengan bijaksana. Tetapkan jadwal kerja yang memungkinkan Anda menghasilkan karya berkualitas tanpa mengorbankan kesehatan dan kehidupan pribadi.
PEXELS/ANDRE FURTADO Ilustrasi fotografer.Ingatlah bahwa pekerjaan freelance seringkali tidak stabil, jadi disiplin dalam mengatur keuangan atau cashflow sangat penting.
5. Pilih peralatan yang tepat
Pintar dalam imvestasi peralatan fotografi, baik itu kamera, lensa, dan peralatan pendukung lainnya. Selain akan memengaruhi hasil akhir foto Anda, memilih peralatan yang tepat juga akan meringankan pengeluaran.
"Pelajari cara mengoperasikan peralatan dengan baik dan manfaatkan fitur-fitur yang ada. Bertanya kepada rekan rekan dibidang yang sama akan mempermudah kamu dalam menentukan peralatan yang tepat untuk kamu gunakan," terangnya.
6. Tanggung jawab
Salah satu hal yang penting lainnya dari fotografer lepas adalah bertanggung jawab dengan vendor-vendor fotografi yang memperkerjakan Anda.
Oleh sebab itu Umar mengingatkan, untuk selalu menjalankan SOP atau briefing yang diberikan oleh vendor dan bertanggung jawab layaknya clientnya adalah Anda sendiri.
"Kemudian, selalu konsisten berkerja dengan maksimal dan menghasilkan karya-karya terbaik, mempunyai Attitude atau kelakuan yang baik, serta berpenampilan dengan baik," tuturnya.