KAI Uji Coba Teknologi

KAI Uji Coba Teknologi "Face Recognition Boarding Gate" di Stasiun Medan

KAI perkenalkan teknologi Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan untuk memudahkan proses boarding penumpang kereta api. Halaman all

(Kompas.com) 06/09/24 23:35 14917854

KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatra Utara mulai melakukan uji coba teknologi Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan, Kamis (5/9/2024).

Inovasi ini bertujuan untuk memudahkan penumpang dalam pemeriksaan tiket saat hendak naik kereta api.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin menjelaskan bahwa Face Recognition Boarding Gate adalah fasilitas layanan boarding yang terintegrasi dengan sistem pemeriksaan tiket.

Fasilitas ini dilengkapi dengan kamera untuk mengidentifikasi dan memvalidasi identitas penumpang melalui pemindaian wajah yang datanya telah terintegrasi dengan tiket.

"Proses boarding jadi makin praktis karena pelanggan cukup memindai wajah melalui Face Recognition Gate dan tidak perlu lagi menunjukkan KTP atau bukti print tiket," ujarnya.

Saat ini, terdapat dua unit mesin Face Recognition yang sedang diuji coba di Stasiun Medan.

Pelanggan hanya perlu melakukan satu kali registrasi, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun di stasiun.

"Pelanggan dapat mendaftarkan layanan Face Recognition dengan mengeklik Menu \'Akun\' kemudian memilih \'Registrasi Face Recognition\' dan mengikuti langkah-langkah yang diberikan," jelas Anwar.

Proses registrasi di Stasiun Medan akan dipandu oleh petugas layanan khusus yang tersedia.

Pendaftaran tidak dapat diwakili; pelanggan hanya perlu membawa e-KTP.

Proses registrasi dapat dilakukan dengan menempelkan e-KTP pada perangkat reader dan menempelkan jari telunjuk pada pemindai yang ada di e-KTP reader.

"Bagi pelanggan yang tidak dapat melakukan registrasi karena tidak memiliki e-KTP, seperti anak-anak, atau e-KTP yang rusak, tidak perlu khawatir. Proses registrasi juga dapat dilakukan melalui petugas layanan yang tersedia," ungkapnya.

Anwar menambahkan, pendaftaran cukup dilakukan sekali dan berlaku seterusnya, termasuk di stasiun lain yang telah memiliki fasilitas Face Recognition Boarding Gate.

Pelanggan yang sudah pernah menggunakan layanan serupa tidak perlu melakukan registrasi ulang.

"Jika sudah melakukan registrasi, pelanggan tidak perlu lagi mencetak boarding pass. Pelanggan dapat langsung menuju ke Face Recognition Boarding Gate ketika waktu boarding sudah tiba," katanya.

Untuk menggunakan fasilitas ini, pelanggan hanya perlu mengarahkan wajah ke mesin pemindai.

Jika data tiket, identitas, dan syarat lainnya sudah sesuai, maka gate akan otomatis terbuka.

Proses pemindaian wajah dan verifikasi data sangat cepat, sehingga diharapkan dapat memperlancar antrean saat proses boarding.

"Penerapan Face Recognition Boarding Gate diharapkan semakin mempermudah pelanggan dalam melakukan perjalanan. Proses boarding akan jauh lebih cepat, praktis, dan tidak memerlukan verifikasi berkas manual, yang tentunya akan membuat pelanggan lebih nyaman selama perjalanan menggunakan kereta api," ungkap Anwar.

Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan KAI, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau melalui media sosial KAI121.

#stasiun-medan #face-recognition-boarding-gate #pt-kereta-api-indonesia #proses-boarding-cepat

https://money.kompas.com/read/2024/09/06/233526726/kai-uji-coba-teknologi-face-recognition-boarding-gate-di-stasiun-medan