Saham Keuangan Pilihan, TP Tinggi, Yield Dividen Gede
Saham TUGU menjadi saham sektor keuangan pilihan, karena memiliki target harga (TP) tinggi dan proyeksi yield dividen 6%. - Halaman all
(InvestorID) 10/09/24 18:54 14953043
JAKARTA, Investor.id – Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance menjadi salah satu top gainer di sektor asuransi umum dalam sepekan lalu. TUGU kini menjadi salah satu saham pilihan di sektor keuangan dengan target harga (target price/TP) tinggi dan proyeksi yield dividen 6%.
Pekan lalu, saham TUGU menyentuh level tertinggi dalam empat bulan terakhir, setelah naik 8,85%. Meski sempat terkoreksi di awal perdagangan pekan ini, harga saham TUGU tetap berada di atas level psikologis Rp 1.200 dan volume tetap kencang. Bahkan di sesi I perdagangan Selasa (10/9/2024), saham TUGU rebound 1,24% dan ditutup di Rp 1.220.
Harga penutupan pekan lalu sekaligus menjadi harga tertinggi sejak 26 April 2024. Statistik perdagangan menunjukkan, volume, frekuensi, maupun nilai perdagangan saham anak usaha PT Pertamina ini melonjak signifikan.
Rata-rata volume perdagangan saham TUGU per hari pekan lalu mencapai 9,2 juta atau naik 69% secara mingguan. Rata-rata frekuensi transaksi harian tembus 1.479 kali, naik 77%. Kenaikan volume dan frekuensi yang diiringi dengan apresiasi harga mendongkrak rata-rata nilai transaksi menjadi Rp 10,9 miliar atau sebesar 76%.
Apabila dicermati dalam lima hari perdagangan, saham TUGU terpantau naik empat kali dan stagnan satu kali. Di sisi lain, peningkatan likuiditas perdagangan saham TUGU juga tidak lepas dari lonjakan aliran modal asing.
Investor asing tidak pernah absen memborong saham TUGU. Pada periode 2-6 September 2024, total akumulasi net buy asing mencapai Rp 10,5 miliar. Ini sekaligus menjadi nilai net buy asing tertinggi sejak awal April 2024.
Ryan Santoso, analis BCA Sekuritas dalam laporan risetnya menjabarkan, TUGU memiliki beberapa keunggulan utama yang membuatnya menarik untuk menjadi saham pilihan investasi. Katalis utama untuk saham TUGU antara lain dari penetrasi asuransi umum yang masih bertumbuh, kebijakan OJK terkait ketentuan modal minimum, manajemen risiko TUGU yang baik, serta kemampuan perseroan untuk konsisten membagikan dividen.
“TUGU bersikap hati-hati dalam menilai dan menerima nasabah, tercermin pada rasio klaim yang lebih rendah dibandingkan dengan industri pada umumnya, yakni 36% vs industri 44%,” kata Ryan, dikutip Selasa (10/9/2024).
Rekomendasi dan Target Harga
Dia menambahkan, TUGU memiliki kemampuan yang baik untuk mengidentifikasi dan memetakan risiko nasabah maupun suatu proyek. Ini membuatnya optimistis rasio klaim perseroan dapat terjaga ke depan.
Dividen juga menjadi aspek yang tak luput jadi sorotan Ryan. Dia menilai, lonjakan laba bersih TUGU tahun 2023 atas kemenangan kasus hukum dengan Citibank Hong Kong membuatnya mampu memberikan dividen jumbo dengan yield sampai 13%.
Di tahun ini, kinerja TUGU yang kinclong diprediksi berlanjut dan kemampuan TUGU dalam membagikan dividen juga masih akan terjaga. Ryan memperkirakan apabila rasio dividen dipertahankan di kisaran 40% dari laba. imbal hasil dividennya dapat mencapai 6%.
“Inisiasi BELI saham TUGU, dengan target harga di Rp 1.600, yield dividen sekitar 6%, menyiratkan PBV 2025 sebesar 0,61 kali,” tulis Ryan.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-tugu #tugu #asuransi-tugu-pratama-indonesia #tugu-insurance #bca-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/373031/saham-keuangan-pilihan-tp-tinggi-yield-dividen-gede-