Bos Besar Turun Gunung, Saham Emiten Ini ARA Terus

Bos Besar Turun Gunung, Saham Emiten Ini ARA Terus

Saham emiten ini bangkit dan semakin menjadi-jadi setelah bos besarnya turun gunung. - Halaman all

(InvestorID) 11/09/24 11:36 14971960

JAKARTA, investor.id - Saham emiten PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) kembali melompat 9,80% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 112. Saham ini ada di papan pemantauan khusus full call auction (FCA) sehingga punya batas auto rejection 10%.

Saham induk maskapai Indonesia AirAsia ini juga selalu ARA pada perdagangan 9 dan 10 September. Pada pekan lalu, tanggal 3-6 September, saham berkode CMPP menghijau. Dalam satu bulan terakhir saham AirAsia bangkit 72,31%.

Saham AirAsia (CMPP) makin menjadi-jadi setelah maskapai Indonesia AirAsia menggelar media roundtable pada Kamis (5/9/2024).

Hadir di acara tersebut ‘Bos Besar’ AirAsia, Tony Fernandes yang ‘turun gunung’. CEO Capital A Berhad itu hadir bersama Group CEO AirAsia Aviation Limited Bo Lingam; Deputy CEO Corporate AirAsia Aviation Limited Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal; Direktur Utama Indonesia AirAsia Veranita Yosephine; dan Direktur Keuangan Indonesia AirAsia Luh Gede Mega Putri Tjatera.

Pada kesempatan media roundtable, Tony Fernandes memaparkan sejumlah langkah strategis yang dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia AirAsia dalam lima tahun ke depan.

Jajaki Sumber Pendanaan

Untuk memperkuat posisinya di Indonesia, Indonesia AirAsia tengah menjajaki berbagai sumber pendanaan, baik dari publik melalui bursa saham, maupun lembaga perbankan, dengan tujuan menambah armada dari 25 menjadi 100 pesawat pada tahun 2031.

Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia dan memperkuat konektivitas domestik maupun internasional dengan mengintegrasikan rute internasional dan rute domestik melalui layanan penerbangan lanjutan (Fly-Thru). Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan arus wisatawan mancanegara ke Indonesia.

AirAsia juga sedang dalam tahap finalisasi kerja sama yang telah disepakati tahun lalu dengan Garuda Group (GIAA), yang mencakup interlining beberapa rute penerbangan AirAsia dengan Citilink.

Kemitraan ini bertujuan untuk menghubungkan rute AirAsia dengan Citilink baik itu internasional maupun domestik, sehingga memperluas jangkauan jaringan penerbangan kedua maskapai, membuka lebih banyak kesempatan bagi wisatawan dalam menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia.

Di sektor logistik, melalui unit bisnis Teleport, AirAsia juga telah melakukan kolaborasi strategis dengan Garuda Indonesia di bidang kargo sejak 2023. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan logistik di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Untuk memperkuat operasional AirAsia di Indonesia, sebagai salah satu lini bisnis Capital A, Asia Digital Engineering (ADE) berencana membangun bisnis pemeliharaan pesawat (MRO) dengan mendirikan hanggar yang akan difokuskan pada pemeliharaan dan perbaikan pesawat. Beberapa bandara yang tengah dipertimbangkan sebagai lokasi fasilitas tersebut antara lain Soekarno-Hatta, Surabaya, atau Makassar.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #airasia #airasia-indonesia #saham-cmpp #tony-fernandes #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/373106/bos-besar-turun-gunung-saham-emiten-ini-ara-terus