Berharap Kedewasaan GP Ansor dan Banser dalam Kisruh Muktamar Luar Biasa PBNU...
Pimpinan GP Ansor dan Banser diharapkan mengedepankan kedewasaan dan menghindari pertikaian di tengah wacana Muktamar Luar Biasa PBNU. Halaman all
(Kompas.com) 17/09/24 14:27 15132487
JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) Nahdlatul Ulama (NU) terus berkembang, memicu perdebatan di kalangan warga Nahdliyin.
Di tengah kisruh ini, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser mengambil sikap terkait kemungkinan pelaksanaan MLB yang diusulkan oleh beberapa pihak.
Sebagai organisasi yang selama ini dikenal dekat dengan Pengurus Besar NU (PBNU), Ansor dan Banser dinilai perlu menjaga stabilitas dan persatuan di dalam tubuh NU.
Sekretaris Steering Committee MLB PBNU Abdussalam Shohib, merespons ancaman yang dilontarkan oleh GP Ansor mengenai rencana pembubaran MLB. Menurutnya, langkah Ansor tidak tepat, mengingat konstitusi menjamin kebebasan berserikat dan berpendapat.
“Apa yang dilakukan kiai tidak bisa dibubarkan karena dilindungi konstitusi. Kebebasan berserikat dan berpendapat diatur oleh undang-undang,” kata lelaki akrab disapa Gus Salam saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/9/2024).
Gus Salam juga mengajak pihak yang tidak setuju dengan MLB untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama.
Dalam keterangannya, Gus Salam mengajak semua pihak yang terlibat, termasuk yang tidak setuju, untuk berdialog secara terbuka.
“Jika ada yang datang ke acara MLB, baik yang setuju atau tidak, bahkan dengan niat membubarkan, kami ajak ngopi dan berdiskusi,” tambahnya.
Gus Salam menekankan pentingnya menjaga sikap ilmiah dan berakhlak dalam setiap langkah yang diambil demi kepentingan organisasi dan umat.
Peran GP Ansor, Banser, serta Pagar Nusa (PN) selama ini memang difokuskan pada menjaga keamanan ulama dan pesantren. Gus Salam berharap organisasi-organisasi tersebut dapat bersikap lebih bijaksana dalam menghadapi situasi ini.
"Ansor, Banser, dan PN harus tetap berlandaskan hati nurani, keilmuan, dan akhlaqul karimah sesuai prinsip-prinsip Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Salam.
Ia menegaskan, tugas utama mereka adalah menjaga ulama tanpa membeda-bedakan ijtihad organisasi.
Gus Salam menyatakan Ansor, Banser, dan PN selalu berada di tengah-tengah masyarakat, menjaga semua kiai NU.
“Alhamdulillah Ansor, Banser, dan PN selalu berada di tengah masyarakat, menjaga kiai struktural maupun kultural,” ucap Gus Salam.
Ia berharap semua pihak tetap istikamah dalam menjaga keutuhan organisasi.
Ketegangan terkait rencana MLB PBNU memicu diskusi mengenai peran Ansor dan Banser dalam menjaga stabilitas NU.
Meski Gus Salam menegaskan langkah MLB didasarkan pada konstitusi, sebagian besar warga Nahdliyin berharap organisasi-organisasi ini tetap berada di jalur yang sama dalam menjaga persatuan NU di tengah situasi yang memanas.
#banser #pbnu #nahdlatul-ulama #gp-ansor #muktamar-luar-biasa-pbnu