Menhub Minta Pengendara Sepeda Motor Terapkan Prinsip 4A di Jalan Raya
Pengendara kendaraan roda dua, untuk menerapkan prinsip 4A yakni Alertness, Awareness, Attitude, Anticipation saat berkendara di jalan raya. Halaman all
(Kompas.com) 21/09/24 06:00 15325983
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau para pengendara, khususnya roda dua, untuk menerapkan prinsip 4A yakni Alertness, Awareness, Attitude, Anticipation (Kewaspadaan, Kesadaran, Sikap Baik, dan Antisipasi), saat berkendara di jalan raya.
Menurut Menhub, budaya keselamatan jalan di Indonesia terbilang masih rendah. Ini tercermin dari data Korlantas Polri yang menyebutkan bahwa telah terjadi 12.664 kecelakaan lalu lintas selama tahun 2023.
“Karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan saling menghormati antar sesama pengguna jalan dengan menerapkan prinsip berkendara 4A,” ujar Menhub dalam acara Sosialisasi Safety Riding atau Keselamatan Berkendara, yang digelar oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub di Tangerang, Banten, Kamis (19/9/2024).
Menurutnya, bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, berkendara telah menjadi kebutuhan sehari-hari yang secara tidak langsung mempengaruhi ekonomi global.
Oleh sebab itu, Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan transportasi jalan, salah satunya melalui sosialisasi safety riding.
“Tujuan dari sosialisasi safety riding ini adalah untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan terintegrasi. Dampak lainnya, kegiatan ini juga mampu mendukung perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Menhub.
Dikatakan, kegiatan safety riding juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengendara.
Ia berharap sosialisasi keselamatan ini dapat terus berlangsung, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia transportasi di kemudian hari.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat jangka panjang bagi kita semua. Teruslah berkolaborasi untuk menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” pungkas Menhub.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris BPTJ Dedy Cahyadi menerangkan bahwa, sosialisasi safety riding ini diikuti oleh 108 peserta dari berbagai latar belakang.
Adapun tenaga pengajar yang dihadirkan merupakan instruktur keselamatan berkendara yang profesional dan bersertifikat.
Sementara itu, materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi: persiapan berkendara, peraturan dan etika berlalu lintas, serta penyebab, dampak, dan tips untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.