Biaya Pendidikan Semakin Tinggi, Ini Tips Menyiapkannya
Kemenkeu memberikan sejumlah tips yang bisa dicoba untuk mempersiapkan biaya pendidkan anak yang semakin tahun semakin tinggi. Apa saja? Halaman all
(Kompas.com) 23/09/24 20:41 15451967
KOMPAS.com - Setiap orang tua pasti ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk si buah hati. Agar keinginan tersebut terealisasikan, Anda bisa mempersiapkan biaya pendidikan anak sedini mungkin.
Dengan perencanaan keuangan yang matang, biaya pendidikan tak akan menjadi beban ke depannya, seperti bisa terbebas dari hutang untuk menyekolahkan anak.
Biaya pendidikan semakin tinggi dari tahun ke tahun. Inflasi yang terjadi terus membuat biaya sekolah terus mengalami kenaikan.
Menghadapi hal tersebut, Anda bisa menerapkan cara-cara agar bisa menabung biaya pendidikan sesuai keinginan.
Lantas, apa saja tips yang bisa dilakukan untuk menyiapkan biaya pendidikan?
Tips menyiapkan biaya pendidikan
Dilansir dari laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), setidaknya ada lima tips yang bisa dilakukan untuk menyiapkan biaya pendidikan sebagai berikut:
1. Membuat perencanaan jenjang pendidikan
Setiap keluarga mempunyai prioritas pendidikan masing-masing seperti menyekolahkan anak di sekolah negeri atau swasta. Dalam hal ini, Anda harus betul-betul detail dalam mengidentifikasi jenjang pendidikan yang akan diberikan kepada si Kecil.
Saat memutuskan menyekolahkan anak jenjang SD sampai SMA di sekolah negeri, maka penyiapan dana pendidikan bisa berfokus pada biaya universitas.
Meski begitu, Anda tetap harus menyiapkan beberapa rencana cadangan untuk pilihan sekolah anak sehingga saat terjadi hambatan bisa ada alternatif penggantinya.
2. Mengumpulkan data biaya pendidikan
Setelah menentukan sekolah tujuan, Anda bisa mengumpulkan data mengenai biaya-biaya yang dibutuhkan untuk masuk ke sekolah tersebut, seperti uang pangkal, SPP bulanan, uang kegiatan, dan lainnya.
Bagi orang tua yang secara khusus ingin mengembangkan minat dan bakat anaknya, dapat mempersiapkan dana tambahan agar pengembangannya lebih optimal.
3. Memperhatikan inflasi biaya pendidikan
Menurut Data Biro Pusat Statistik untuk inflasi bulan Juni 2024, kelompok pendidikan mengalami kenaikan sebesar 1,69 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Dituliskan bahwa inflasi biaya pendidikan jauh lebih besar dibanding data inflasi dari BPS tersebut.
Untuk menyiapkan biaya pendidikan bagi anak, Anda tetap harus memperhatikan inflasi yang terjadi. Anda dapat memperhitungkan inflasi pendidikan berdasarkan waktu mulai pendidikan anak.
Inflasi membuat biaya pendidikan bisa berubah, sehingga perhitungkan betul agar dana pendidikan bisa terkumpul dalam jumlah cukup dan tak membebani keuangan di kemudian hari.
4. Menentukan cara mengumpulkan biaya pendidikan
Setelah melakukan perencanaan dan mengumpulkan data yang cukup, Anda dapat menentukan cara mengumpulkan biaya pendidikan tersebut.
Anda bisa menabung setiap bulan atau memilih menaruh uang pendidikan dalam bentuk investasi ke produk tertentu.
Saat ini telah tersedia banyak produk tabungan pendidikan anak. Pilih jenis tabungan yang paling aman dan sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.
Sementara itu, bagi yang memilih investasi untuk menyimpan dana pendidikan anak, pilihlah instrumen yang aman dan berisiko paling kecil, serta memiliki tingkat imbal hasil yang sesuai dengan target biaya pendidikan anak masing-masing.
5. Mulai menyisihkan dana dan evaluasi
Komitmen sangat diperlukan untuk menjalankan seluruh perencanaan biaya pendidikan yang sudah dibuat. Supaya biaya pendidikan anak yang diinginkan tercapai, Anda harus tetap fokus dan disiplin mengalokasikan penghasilan yang diperoleh.
Alih-alih menyisakan uang yang masuk untuk biaya pendidikan, Anda wajib selalu mengalokasikan dana untuk sekolah di awal saat mendapatkan pemasukan.
Selain itu, Anda wjaib melakukan evaluasi rutin terhadap kegiatan pengumpulan biaya pendidikan tersebut. Saat ada deviasi dari perencanaan, Anda bisa melakukan review dan penyesuaian, sehingga target awal dana pendidikan yang telah direncanakan tetap dapat tercapai tepat waktu.
Sementara itu, bagi Anda yang memilih menyiapkan biaya pendidikan dalam bentuk investasi, dapat mengevaluasi terhadap imbal hasil yang diterima. Saat imbal hasil tersebut tidak sesuai dengan perencanaan, maka lakukan penggantian instrumen investasi.
Saat kondisi perekonomian menurun yang membuat semua jenis instrumen investasi tidak mencapai target, Anda bisa mempertimbangkan untuk menambah jumlah dana yang disisihkan.
Namun, ketika dana bulanan tidak bisa ditambah lagi, Anda bisa menyisihkan bonus tahunan untuk menambah biaya pendidikan anak.
Nah itulah ulasan informasi mengenai tips menyiapkan biaya pendidikan anak. Selamat mencoba!
#biaya-pendidikan #kemenkeu #biaya-pendidikan-anak #tips-menabung-biaya-pendidikan-anak #tips-menyiapkan-biaya-pendidikan