Saham Asuransi Favorit Asing, Laba 2024 Ditaksir Rp 700 Miliar

Saham Asuransi Favorit Asing, Laba 2024 Ditaksir Rp 700 Miliar

Saham Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TUGU) menjadi saham asuransi favorit investor asing, terlihat dari besarnya nilai net buy saham TUGU. - Halaman all

(InvestorID) 24/09/24 21:37 15504602

JAKARTA, investor.id – Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) kembali ke level Rp 1.300, tertinggi sejak 31 Oktober 2023. Saham TUGU menjadi saham asuransi favorit investor asing, terlihat pada besarnya nilai net buy.

Pada perdagangan Senin (23/9/2024) saham TUGU sempat menembus level Rp 1.305, sebelum ditutup pada level Rp1.285. Pada hari tersebut, saham TUGU menguat 1,18% dibandingkan pekan lalu.

Penguatan ini melanjutkan penguatan tiga hari beruntun pada pekan lalu dan mengantarkannya ke posisi tertinggi dalam enam bulan terakhir dan menjadi top gainer di sektor asuransi umum. Saham TUGU reli empat hari beruntun sejak Rabu pekan lalu. Penguatan tertinggi terjadi pada hari perdagangan terakhir pekan lalu, yakni sebesar 2,83%.

Tren kenaikan harga saham TUGU juga diikuti dengan rata-rata volume serta frekuensi perdagangan harian. Rata-rata volume perdagangan saham TUGU secara harian mencapai 7,9 juta atau naik 18% dibanding minggu sebelumnya.

Adapun peningkatan likuiditas perdagangan ini juga didorong oleh adanya aksi borong investor asing. Dalam empat hari perdagangan efektif, saham TUGU terus dibeli oleh asing. Nilai net buy asing sepekan lalu mencapai Rp 13,9 miliar, tertinggi sejak awal tahun.

Data perdagangan juga mencatat bahwa total akumulasi beli bersih asing sepanjang tahun 2024 mencapai Rp 69 miliar. Dengan demikian saham TUGU juga menjadi saham dari sektor asuransi umum yang paling getol dikoleksi pemodal asing.

Jumlah pemegang saham anak usaha PT Pertamina ini juga konsisten meningkat sejak bulan Mei 2024. Total pemegang saham TUGU mencapai 8.453 pada akhir Agustus lalu, meningkat 590.

Kinerja perdagangan yang positif dinilai oleh analis tidak terlepas dari profitabilitas TUGU di tahun 2024 yang tumbuh dengan fantastis.

Prospek Laba 

Mengacu pada laporan keuangan bulanan induk, TUGU telah mengantongi laba usaha sebesar Rp 562 miliar per Agustus 2024, naik 80%. Sepanjang delapan bulan tahun 2024, TUGU (induk saja) berhasil membukukan premi bruto senilai Rp 4,1 triliun, naik 37%.

Meskipun ada kenaikan dari sisi pembayaran komisi maupun pencadangan yang signifikan, pendapatan underwriting TUGU masih dapat tumbuh 32% menjadi Rp 977 miliar hingga 31 Agustus 2024. Pendapatan investasi TUGU tumbuh 22% menjadi Rp 253 miliar.

Di saat pendapatan dari segmen asuransi maupun investasi naik, beban usaha TUGU justru turun 13% menjadi Rp 287 miliar. Faktor inilah yang menyebabkan terjadinya peningkatan laba usaha perseroan.

“Ini menjadi salah satu bukti bahwa TUGU semakin efisien secara operasional. Perusahaan juga mampu mengelola risiko dengan baik, sehingga rasio klaim dapat dijaga, membuat margin underwriting makin tebal” kata analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis, dikutip Selasa (24/9/2024).

Azis menjabarkan, kontribusi laba induk terhadap keuntungan perusahaan secara konsolidasi termasuk besar, mencapai 90% terhadap bottom line. Per Agustus 2024, laba setelah pajak perseroan Rp 459 miliar.

Jika tren terus berlanjut hingga akhir tahun, dia memprediksi laba konsolidasi TUGU berkisar Rp 600-700 miliar, ekspektasi konservatif Kiwoom Rp 500 miliar.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-tugu #tugu #asuransi-tugu-pratama-indonesia #tugu-insurance #investor-asing #net-buy #saham-asuransi #kiwoom-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374455/saham-asuransi-favorit-asing-laba-2024-ditaksir-rp-700-miliar