Apa Kalimat yang Pertama Kali Diucapkan Nabi Adam Sesaat Setelah Dihidupkan Allah SWT?
Allah SWT menciptakan Nabi Adam sebagai khalifah di bumi
(Republika) 24/09/24 23:48 15505034
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Nabi Adam alaihissalam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah SWT. Muncul pertanyaan apa kalimat pertama yang diucapkan Nabi Adam ketika merasakan kehidupan?
Hal pertama yang diucapkan oleh Nabi Adam setelah ruh ditiupkan ke dalam dirinya adalah الحمد لله “Segala puji bagi Allah”.
Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Abdul Razzaq dalam Musnadnya dari Ubayd bin Umair, Rasulullah SAW bersada:
ذلك خير يوم طلعت فيه الشمس يوم الجمعة، فيه خلق آدم، وفيه تقوم الساعة، وإن الله لما خلق آدم نفخ فيه الروح فسار فيه، ثم نفخ فيه أخرى فاستوى جالساً، فعطس فألقى الله على لسانه: الحمد لله رب العالمين، فقالت الملائكة: رحمك الله
“Sebaik-baik hari terbitnya matahari adalah hari Jumat, hari dimana Adam diciptakan, dan hari dimana matahari terbit, dan Allah, ketika menciptakan Adam, meniupkan ruh ke dalam diri Adam, dan ruh tersebut berjalan di dalam dirinya, kemudian Allah menghembuskan nafas yang lain, lalu Adam duduk, lalu ia bersin, lalu Allah menaruhnya di atas lisannya: الحمد لله Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan para malaikat berkata: “Semoga Allah merahmati kalian.”
Hadits ini memiliki sanad yang shahih dalam riwayat Tirmidzi dan Baihaqi dari Abu Hurairah RA, dan Ibnu Hibban dari Anas bin Malik RA.
Di sisi lain, penelitian ilmiah terbaru mengkonfirmasi bahwa hubungan antara genetika dan lingkungan sangat kompleks, dengan genetika berperan dalam perbedaan tinggi badan sekitar 60-80 persen.
Penelitian juga mengindikasikan bahwa daerah yang terpapar kemiskinan, malnutrisi, perawatan dan layanan kesehatan yang buruk, dan perang selama bertahun-tahun menyebabkan pertumbuhan terhambat.
Penelitian juga telah membuktikan bahwa orang-orang di negara-negara Eropa lebih tinggi daripada orang-orang di Asia dan beberapa negara Afrika, sementara orang-orang di Pegunungan Alpen Dinar di Eropa tenggara adalah yang tertinggi di dunia, dengan tinggi rata-rata sekitar 185 cm untuk pria dan 170 cm untuk wanita.
Mungkin yang membuktikan keabsahan penelitian ini adalah perbedaan tinggi badan orang Arab, di mana tinggi rata-rata seseorang di Uni Emirat Arab adalah sekitar 173 cm untuk pria, sementara tinggi rata-rata seseorang di Irak adalah sekitar 165 cm untuk pria, yang membuat mereka, menurut penelitian, menjadi orang yang paling lambat pertumbuhannya di negara-negara Arab.
BACA JUGA:Benarkah Sahabat Nabi SAW, Ibnu Abbas, Bolehkan Kawin Kontrak atau Nikah Mutah
Antropolog Barry Pugin mengukur tinggi badan anak-anak suku Indian Maya yang tinggal di Amerika setelah melarikan diri dari perang Guatemala dan menemukan bahwa mereka jauh lebih tinggi daripada anak-anak Guatemala karena perubahan lingkungan mereka.
Pada akhir abad ke-19, Belanda adalah negara yang dikenal dengan orang-orangnya yang pendek, namun saat ini rata-rata tinggi manusia adalah 183cm, menjadikannya negara tertinggi di Eropa Barat. Ini berarti tinggi badan manusia bertambah dan berkurang tergantung pada lingkungan, nutrisi, dan faktor lainnya
#nabi-adam #kisah-nabi-adam #sejarah-nabi-adam #kalimat-pertama-nabi-adam #ucapan-pertama-nabi-adam #nabi-adam-khalifah #khalifah-di-muka-bumi #hawa #surga