Jepang Kekurangan Pasokan Beras, Imbas Gelombang Turis

Jepang Kekurangan Pasokan Beras, Imbas Gelombang Turis

Jepang mengalami kondisi kekurangan pasokan beras terbesar dalam beberapa dekade.

(Kompas.com) 26/09/24 16:18 15593976

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang mengalami kondisi kekurangan pasokan beras terbesar dalam beberapa dekade.

Dikutip dari CNBC, Kamis (26/9/2024), Jepang berjuang melawan kekurangan beras dalam beberapa bulan terakhir karena cuaca buruk dan peningkatan jumlah wisatawan, yang didukung oleh kebijakan beras yang ketat di negara tersebut.

"Sepanjang musim panas 2024, Jepang telah bergulat dengan kekurangan beras yang mengakibatkan supermarket kosong karena permintaan melampaui produksi selama tiga tahun terakhir yang menyebabkan stok menipis ke level terendah dalam lebih dari 20 tahun," tulis Departemen Pertanian AS (USDA) dalam laporan yang diterbitkan minggu lalu.

UNSPLASH/J Ilustrasi sushi.

Konsumen juga menimbun lebih banyak beras sebagai persiapan menghadapi musim topan dan peringatan gempa bumi besar, USDA menambahkan.

Pada Agustus 2024, supermarket di Jepang dilaporkan sering kehabisan beras putih dan toko-toko membatasi pembelian.

Media lokal NHK mengaitkan kekurangan stok beras dengan masuknya wisatawan yang mendorong permintaan untuk sushi dan hidangan berbahan dasar nasi lainnya.

Harga beras di Jepang mencapai 16.133 yen atau sekitar Rp 1,6 juta (kurs Rp 104,45 per yen) per 60 kg pada Agustus 2024, naik 3 persen dari bulan sebelumnya dan 5 persen lebih tinggi sejak awal tahun.

Inventaris beras swasta Jepang mencapai 1,56 juta ton pada Juni 2024, menandai yang terendah dalam beberapa tahun, menurut data dari Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (MFAA) Jepang.

#harga-beras #stok-beras #ekspor-beras #pasokan-beras #jepang

https://money.kompas.com/read/2024/09/26/161857126/jepang-kekurangan-pasokan-beras-imbas-gelombang-turis?utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner