Kementan: Penebusan Pupuk Bersubsidi Makin Mudah Diakses Petani, Bawa KTP lalu Difoto

Kementan: Penebusan Pupuk Bersubsidi Makin Mudah Diakses Petani, Bawa KTP lalu Difoto

Kementan telah memperbarui mekanisme penebusan pupuk bersubsidi, yang kini ia klaim semakin mudah diakses para petani. Halaman all

(Kompas.com) 01/10/24 16:39 15815395

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan, penebusan atau pengambilan pupuk bersubsidi semakin mudah diakses petani.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alam Syah mengatakan, Kementan telah memperbarui mekanisme penebusan pupuk bersubsidi, yang kini ia klaim semakin mudah diakses para petani.

Para petani yang ingin menebus pupuk bersubsidi hanya perlu terdaftar di sistem e-RDKK atau portal pupuk bersubsidi.

DOK. Humas Kementan Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau agar petani segera menebus pupuk bersubsidi guna memastikan kuota terserap secara maksimal

β€œDan membawa KTP ke kios untuk membeli pupuk bersubsidi. Selain itu, petani yang berhak menerima pupuk bersubsidi wajib terdaftar dalam Simluhtan dan e-RDKK,” kata Andi dalam siaran pers Kementan, Selasa (1/10/2024).

"Proses penebusan juga diverifikasi dengan foto petani, yang akan dilaporkan melalui aplikasi i-Pubers di kios penjualan,” ujar Andi menambahkan.

Andi menegaskan bahwa pupuk bersubsidi merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Penyaluran pupuk bersubsidi yang dibiayai oleh negara harus dikelola dengan akuntabilitas tinggi, mulai dari distribusi hingga proses penebusannya," ucap Andi.

Sementara itu, Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan, Jekvy Hendra mengatakan, dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2024 dan Keputusan Mentan (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024, stok pupuk bersubsidi dijamin tersedia di seluruh lini distribusi.

Diketahui, alokasi kuota pupuk subsidi pada tahun 2024 telah ditambah dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton.

Humas Kementan Alokasi Pupuk Bersubsidi Berlimpah, Kementan Imbau Petani Segera Tebus
"PT Pupuk Indonesia memastikan bahwa stok pupuk bersubsidi mencukupi untuk kebutuhan petani. Dilihat dari realisasi penyerapan pupuk bersubsidi, masih tersedia cukup stok untuk musim tanam mendatang," ujar Jekvy.

Dengan alokasi pupuk yang melimpah, Kementan juga mendorong para petani untuk segera memanfaatkan stok pupuk bersubsidi, terutama menjelang musim tanam.

Pupuk ini dialokasikan bagi subsektor tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai; subsektor hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih; serta subsektor perkebunan seperti tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Petani dengan lahan maksimal 2 hektar, termasuk anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), juga dapat mengakses pupuk bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku dengan memastikan sudah terdaftar di e-ERDKK.

"e-RDKK dievaluasi hingga empat kali setahun, sehingga petani yang belum menerima alokasi pupuk bersubsidi dapat mengajukan kebutuhan mereka, selama memenuhi kriteria,” kata Jekvy.

#ketahanan-pangan #pupuk #pupuk-bersubsidi #stok-pupuk-bersubsidi #kuota-pupuk-subsidi

https://money.kompas.com/read/2024/10/01/163919726/kementan-penebusan-pupuk-bersubsidi-makin-mudah-diakses-petani-bawa-ktp-lalu