Kunjungi Kantor BPJS Kesehatan, Perwakilan Asal Jepang Pelajari Ekosistem JKN
BPJS Kesehatan menerima kunjungan istimewa tamu asal Jepang yang merupakan mitra dari Japan International Cooperation Agency (JICA). - Halaman all
(InvestorID) 02/10/24 11:10 15856104
JAKARTA, investor.id - BPJS Kesehatan menerima kunjungan istimewa tamu asal Jepang yang merupakan mitra dari Japan International Cooperation Agency (JICA), yang ingin mempelajari ekosistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kunjungan ini menunjukkan minat internasional terhadap kesuksesan BPJS Kesehatan dalam mengelola Program JKN yang semakin diakui dunia.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti dalam sambutannya menjelaskan bahwa melalui Program JKN, BPJS Kesehatan telah berasil membawa Indonesia meraih predikat Universal Health Coverage (UHC), dengan cakupan kepesertaan mencapai 98,67 persen dari total penduduk Indonesia per 1 September 2024. Saat ini Program JKN telah mencakup lebih dari 277 juta jiwa di seluruh penjuru negeri.
"BPJS Kesehatan hadir sebagai bagian dari upaya Indonesia mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh PBB, khususnya dalam menargetkan penurunan angka kemiskinan dan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Program JKN tidak hanya memberikan jaminan kesehatan, tetapi juga mencakup layanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif, yang bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat," terang Ghufron.
Untuk memastikan layanan kesehatan berkualitas, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas, klinik, serta dokter praktik perorangan, dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit.
"Kerja sama ini melalui proses kredensialing guna memastikan peserta JKN menerima layanan yang cepat, mudah, dan setara sesuai dengan Transformasi Mutu Layanan yang digaungkan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2023. Per 1 September 2024, BPJS Kesehatan telah menjalin kerja sama dengan 23.295 FKTP dan 3.140 FKRTL," jelas Ghufron.
Selama tahun 2023, Program JKN mencatat pemanfaatan layanan kesehatan sebanyak 606,7 juta pemanfaatan, atau setara dengan 1,6 juta pemanfaatan per hari. Selain itu, BPJS Kesehatan terus berinovasi di era digital dengan menyediakan layanan non-tatap muka melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), dan Care Center 165.
"Aplikasi Mobile JKN memudahkan peserta untuk mengganti FKTP, mendapatkan informasi, hingga menyampaikan pengaduan. PANDAWA pun memberikan kemudahan serupa melalui nomor 08118165165," ujar Ghufron.
Ghufron juga menjelaskan inovasi i-Care JKN, yang membantu dokter dan peserta memantau riwayat pelayanan kesehatan dalam 12 bulan terakhir. Ghufron menjelaskan, melalui i-Care JKN memudahkan dokter dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat.
"BPJS Kesehatan terus berkomitmen memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tujannya jelas, yaitu untuk mewujudkan negara yang sehat dan sejahtera," ucap Ghufron.
Mitra dari JICA, Tomohiko Kamikawa kagum akan capaian BPJS Kesehatan. Ia memberikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan dan menyatakan dukungannya terhadap Program JKN.
"Inovasi yang dihadirkan BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan JKN patut dibanggakan. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, harapannya BPJS Kesehatan dapat memberikan layanan kesehatan yang semakin dibutuhkan masyarakat, seperti salah satu contohnya mengurangi tingkat kematian pada anak dari usia 0 hingga 5 tahun," kata Tomohiko Kamikawa.
Dirinya percaya bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak yang terdapat dalam ekosistem JKN, dapat menekan hal tersebut. Terlebih pada ekosistem JKN ini terdiri dari berbagai elemen seperti pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.
"Pertemuan ini menjadi ajang bertukar pikiran antara Vitaars dan BPJS Kesehatan dalam menangani isu kesehatan. Harapannya hal ini dapat memperkuat kesehatan masyarakat Indonesia, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global melalui sistem jaminan kesehatan yang lebih komprehensif," tutur Tomohiko Kamikawa.
Editor: Gesa Vitara (gesa@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bpjs-kesehatan #jkn #jica #berita-ekonomi-terkini