Bantah Daya Beli Masyarakat Turun, Sri Mulyani Ungkap Buktinya Halaman all
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai daya beli masyarakat saat ini masih stabil yang dapat dilihat pada beberapa indikator. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 05/10/24 11:20 16020983
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai daya beli masyarakat saat ini masih stabil.
Pasalnya, sejumlah indikator seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) hingga Indeks Penjualan Riil (IPR) menunjukkan tingkat daya beli masyarakat yang masih konstan dan stabil.
Untuk diketahui, IKK Agustus 2024 sebesar 124,4 atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 123,4. Kemudian Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2024 masih meningkat 4,5 persen secara tahunan dan diperkirakan pada Agustus 2024 juga akan tumbuh 5,8 persen secara tahunan.
KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dalam peluncuran buku berjudul No Limits Reformasi dengan Hati pada Jumat (21/9/2024)."Pembelian mereka kita melihat masih pada level yang stabil dan tinggi. Artinya tidak ada koreksi yang tajam atau tiba-tiba menurun tajam," ujar Sri Mulyani saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Sementara terkait penurunan daya beli masyarakat kelas menengah, dia menyebut, masih perlu kajian lebih dalam.
Menurutnya, saat ini sebagian kelas menengah yang rentan turun kelas. Di sisi lain, sebagian kelas bawah ada yang naik kelas ke aspiring middle class (calon kelas menengah).
Namun yang jelas, penurunan daya beli kelas menengah umumnya disebabkan kenaikan harga atau inflasi. Sementara saat ini terjadi deflasi selama lima bulan berturut-turut pada Mei hingga September 2024.
"Penurunan kelas menengah biasanya karena inflasi. Dengan inflasi tinggi, maka garis kemiskinan naik, mereka tiba-tiba akan jatuh ke bawah," ucapnya.
#sri-mulyani #daya-beli-masyarakat #daya-beli-masyarakat-turun #masyarakat-kelas-menengah #penurunan-daya-beli-masyarakat