Sering Terpapar Matahari, Petani di Sukabumi Lakukan Operasi Katarak Gratis

Sering Terpapar Matahari, Petani di Sukabumi Lakukan Operasi Katarak Gratis

Sering terpapar sinar matahari menjadi faktor risiko petani di Sukabumi, Jawa Barat, terkena katarak mata. Kondisi ini mendorong Primaya Hospital menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi pet

(InvestorID) 08/10/24 08:20 16142950

JAKARTA, investor.id – Sering terpapar sinar matahari menjadi faktor risiko petani di Sukabumi, Jawa Barat, terkena katarak mata. Kondisi ini mendorong Primaya Hospital menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi petani sebagai salah satu perayaan ulang tahun ke-18.

 “Dalam perayaan anniversary Primaya Hospital Group ke-18 ini, kami ingin masyarakat secara luas turut merasakan dampak positif dari kegiatan yang kami laksanakan. Untuk itu kami menutup rangkaian perayaan anniversary ini dengan Bakti Sosial Katarak,”  kata CEO Primaya Hospital Group Leona A Karnali, dalam keterangan tertulis.

Mengapa operasi katarak? Direktur Primaya Hospital Sukabumi dr. Hans Widjaja Putra, MARS, menyampaikan, berdasarkan Buku Peta Jalan Penganggulangan Gangguan Penglihatan di Indonesia (2017 – 2030) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hasil Rapid Assessment of Avoidable Blindess di Provinsi Jawa Barat pada 2014 menunjukan terdapat 180.663 kasus kebutaan dengan 71,7% kasus katarak.

“Untuk itu, kegiatan operasi katarak ini diharapkan dapat menekan angka prevalensi katarak dan kasus kebutaan di Indonesia,” ujar dr Hans Widjaja.

Sebagai informasi, katarak merupakan gangguan mata yang menyebabkan lensa mata menjadi keruh. Ini membuat cahaya tidak dapat melewatinya dengan benar sehingga menyebabkan penglihatan buram, berbayang, dan silau.

Lensa mata menjadi keruh ini dipengaruhi oleh faktor risiko katarak. Umumnya disebabkan paparan sinar matahari, genetik, dan kondisi penyakit tertentu, seperti penyakit degenerative macam diabetes.

Libatkan Masyarakat

Bakti Sosial Katarak ini juga melibatkan partisipasi masyarakat melalui Primaya Heart Race 2024. Ini adalah kegiatan olahraga virtual dengan aktifitas berjalan, berlari dan bersepeda. Kemudian, pencapaian kilometer masing-masing tim dikonversi ke dalam nilai rupiah dan hasilnya disumbangkan untuk biaya bakti sosial ini.

Kegiatan opersi katarak ini diikuti oleh 50 orang petani yang berdomisili di Kota Sukabumi dan sekitarnya. Kegiatan ini diawali dengan tahap skrining yang telah dilaksanakan sejak 7 September 2024. Kemudian dilanjutkan dengan tindakan operasi pada 21 September 2024 dan layanan kontrol paska operasi pada 22 September 2024.

Sebelum operasi, dilakukan pemeriksaan kesehatan yang komprehensif untuk memastikan pasien dalam keadaan fisik yang baik. Pada tahap skiring dilakukan pemeriksaan tensi, gula darah, pemeriksaan EKG, pemeriksaan katarak, visus, dan biometri oleh dokter spesialis.

Setelah operasi dilaksanakan, pasien dibekali dengan edukasi perawatan luka dan diberikan obat pulang. Pada kontrol paska operasi, dokter akan melihat perkembangan hasil operasi serta memeriksa kondisi luka operasi.

Tak asal operasi, Primaya Hospital juga didukung oleh Pusat Layanan Mata yang merupakan salah satu dari Center of Excellence Primaya Hospital Sukabumi. “Di Pusat Layanan Mata, kami dapat melakukan tindakan operasi Pacho, SICS (Small Incision Catarac Surgery), Biometri, Visus, Autoref, Keratometri, Tonometri, dan Slit Lamp,” kata dr Hans Widjaja.

Selain Pusat Layanan Mata, Primaya Hospital  juga memiliki beberapa layanan unggulan lainnya, yaitu Pusat Layanan Ibu dan Anak, Layanan Trauma Centre, dan Haemodialisa. Layanan kesehatan Primaya Hospital Sukabumi juga didukung dengan teknologi yang mumpuni seperti CT Scan (Computerized Tomography) 128 Slices, USG 2D & USG 4D, Rontgen Panoramic, TUR-P, URS, Litotripsi, Orthopedic Instrument, Arthoplasti, Arthroskopi, Laparoskopi, Phaco Emulsification, Coblator, Craniotomy instrument, VP-Shunt, EVD (External Ventricular Drainage), C-Arm, Treadmill Test, Ekokardiografi, Audiometri, dan Spirometri.

Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #katarak #operasi #rumah-sakit #diabetes #mata #kesehatan #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/lifestyle/375900/sering-terpapar-matahari-petani-di-sukabumi-lakukan-operasi-katarak-gratis