Subsidi BBM Cs Tidak Tepat Sasaran, Prabowo Bakal Ubah Jadi BLT

Subsidi BBM Cs Tidak Tepat Sasaran, Prabowo Bakal Ubah Jadi BLT

Prabowo Subianto merencanakan mengubah subsidi BBM menjadi BLT agar lebih tepat sasaran untuk masyarakat miskin. Halaman all

(Kompas.com) 09/10/24 21:24 16215338

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana untuk mengubah skema subsidi barang, khususnya energi, menjadi bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat miskin.

Rencana ini diambil karena penyaluran subsidi dalam bentuk barang selama ini dinilai tidak tepat sasaran.

"Sekarang banyak subsidi kita setelah dikaji kurang dinikmati lapisan paling bawah. Karena subsidi itu adalah diarahkan ke subsidi barang," tutur dia, dalam acara BNI Investor Daily Summit 2024, di Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Prabowo menambahkan, pihaknya sedang mengkaji untuk mengubah subsidi menjadi bantuan yang lebih tepat sasaran untuk keluarga.

"Kita sedang mengkaji, mengubah subsidi menjadi subsidi kepada keluarga," ujarnya.

Prabowo menekankan pentingnya memiliki data penerima bantuan yang jelas untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran.

"Kita harus sekarang mencari data by name by address setiap keluarga yang golongan paling bawah," katanya.

Setelah mendapatkan data tersebut, bantuan yang akan menggantikan subsidi barang akan disalurkan melalui sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) terkait.

"Kita berharap BRI, BNI, Pos Indonesia, PLN, dengan semua jaringannya sampai ke desa, bisa membantu melancarkan pengiriman subsidi itu langsung ke keluarga yang miskin," tutur Prabowo.

Rencana pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto juga mencakup perubahan skema subsidi energi seperti bahan bakar minyak (BBM), elpiji, dan listrik.

Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Burhanuddin Abdullah, menilai bahwa subsidi energi lebih baik diberikan dalam bentuk BLT kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga lebih tepat sasaran.

"Kita ingin dengan data diperbaiki, disempurnakan supaya mereka (masyarakat miskin) diberi saja transfer tunai langsung, bukan pada komoditinya, tetapi kepada keluarganya yang berhak terima," kata Burhanuddin dalam acara UOB Indonesia Economic Outlook 2025, dikutip pada Jumat (27/9/2024).

Menurut dia, subsidi energi sebesar Rp 540 triliun yang selama ini diberikan masih belum sesuai dengan realitas di lapangan.

#masyarakat-miskin #subsidi-bbm #bantuan-langsung-tunai #prabowo-subianto

https://money.kompas.com/read/2024/10/09/212400826/subsidi-bbm-cs-tidak-tepat-sasaran-prabowo-bakal-ubah-jadi-blt