PinjamDuit dan Privy Tingkatkan Keamanan Keuangan Digital

PinjamDuit dan Privy Tingkatkan Keamanan Keuangan Digital

Salah satu sektor industri jasa keuangan yang berkembang sangat pesat adalah layanan peer to peer lending. Halaman all

(Kompas.com) 09/10/24 23:31 16219643

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu sektor industri jasa keuangan yang berkembang sangat pesat adalah layanan peer to peer lending.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pembiayaan yang disalurkan oleh fintech peer to peer lending per Agustus 2024 mencapai Rp 72,03 triliun, tumbuh 35,62 persen secara tahunan atau year on year (YoY) dari bulan Juli 23,97 persen (YoY).

Namun, di balik pertumbuhan tersebut industri fintech lending mengalami berbagai tantangan, seperti potensi pemalsuan identitas, penipuan, dan inkonsistensi perjanjian yang dapat merugikan pengguna.

SHUTTERSTOCK/NATALI_MIS Ilustrasi fintech peer to peer lending. Data OJK menunjukkan penyaluran pendanaan fintech di luar Jawa masih rendah. Faktor kebutuhan ekonomi dan infrastruktur yang belum merata menjadi penyebab utamanya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, penyelenggara fintech peer to peer lending PinjamDuit mengadopsi layanan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi yang disediakan Privy.

Hal ini dilakukan sejalan dengan kewajiban penyelenggara fintech lending berdasarkan UU ITE Pasal 17 ayat 2a untuk mengamankan seluruh transaksi keuangan tanpa tatap muka menggunakan TTE tersertifikasi.

Adapun TTE tersertifikasi yang disediakan oleh Privy menjamin validitas identitas pengguna serta konsistensi isi perjanjian pinjam meminjam secara online menggunakan teknologi infrastruktur kunci publik dan asimetrik kriptografi.

Selain itu, setiap tanda tangan memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi semua pihak yang terlibat.

“Hadirnya Privy sebagai penyedia Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi juga penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan proses verifikasi. Hal ini membantu memitigasi risiko penipuan dan penyalahgunaan data,” ujar Vivi Linda, Commercial & Relations Manager PinjamDuit melalui keterangan tertulis, Rabu (9/10/2024).

Sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), keamanan data pengguna merupakan prioritas utama bagi Privy.

Dalam membuktikan komitmen ini, Privy menjadi satu-satunya PSrE yang telah tersertifikasi standar internasional ISO 27701 tentang Data Privacy.

Senior Business Development Associate Privy, Ricky Adriano menyampaikan, solusi digital yang disediakan oleh Privy menggunakan standar keamanan tertinggi untuk menjaga kepercayaan klien perusahaan dan end-user.

“Dari sisi keamanan, kami memastikan perlindungan melalui user consent di mana pengguna memberikan persetujuan sebelum datanya digunakan. Seluruh data yang terlibat telah terenkripsi dan aman," terang Ricky.

"Setelahnya, pengguna akan melewati tahap verifikasi dan data tersebut dapat digunakan secara sah dan terlindungi. Ini memastikan bahwa setiap transaksi atau penggunaan data berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ketat," imbuh dia.

Saat ini, Privy tengah memperkuat kemitraan strategis bersama institusi-institusi lain di kawasan Asia Tenggara maupun internasional. Pada tahun 2023, Privy menjadi perusahaan asal Indonesia pertama yang mengekspor jasa berteknologi tinggi ke Australia.

Privy telah digunakan oleh 52 juta pengguna terverifikasi dan lebih dari 4.200 perusahaan.

#jasa-keuangan #peer-to-peer-lending #tanda-tangan-digital #privy #fintech-lending

https://money.kompas.com/read/2024/10/09/233119426/pinjamduit-dan-privy-tingkatkan-keamanan-keuangan-digital