Jaringan Narkoba Dark Web Terbongkar: Kripto Fasilitasi Transaksinya
Jaringan narkoba di dark web menggunakan kripto untuk transaksi dan mencuci uang, terungkap lewat operasi undercover pihak berwenang.
(BlockChain-Media) 10/10/24 15:30 16253351
Enam warga Texas dinyatakan bersalah terkait jaringan perdagangan narkoba skala besar yang diperjualbelikan melalui dark web dan menggunakan kripto sebagai alat transaksinya. Mereka telah dijatuhi hukuman di pengadilan federal di Cincinnati.
Pengadilan menyebutkan bahwa dari Juli 2019 hingga Desember 2020, para terdakwa mendistribusikan methamphetamine dalam jumlah besar yang diproses sedemikian rupa sehingga menyerupai pil Adderall.
Para pelaku tersebut menggunakan dark web untuk menjual narkoba dan mencuci antara US$15.000 hingga US$50.000 setiap bulan melalui mata uang kripto. Jaringan ini mengirimkan narkoba ke seluruh Amerika Serikat, termasuk ke Distrik Selatan Ohio, menggunakan layanan pos.
Kripto Digunakan untuk Transaksi NarkobaPara pelaku beroperasi di dark web dengan nama “Loverbois” dan sejumlah nama pengguna lainnya. Rata-rata, mereka menerima sekitar 20 pesanan per hari, dan penjualannya menggunakan aset kripto.
Salah satu terdakwa utama, Hung Ahn Huy Phung, yang berusia 26 tahun, diketahui menjalankan akun-akun Loverbois selama sebagian besar periode konspirasi. Ia menerima pesanan secara online dan memperoleh pil dari dua terdakwa lainnya, Kevin Tran dan Bernardo Guzman.
Guzman, yang berusia 31 tahun, diketahui memiliki alat pembuat pil serta mixer industri di apartemennya di Houston. Phung sempat tinggal di sana untuk beberapa waktu. Di apartemen tersebut juga tinggal Chazton Harris, yang turut memproses pil-pil narkoba untuk didistribusikan.
Stephanie R. Pray, yang berusia 35 tahun, berperan membantu Guzman dengan mengurus pengadaan, pengemasan, dan pengiriman pil-pil tersebut.
Kevin Tran, 25 tahun, dijatuhi hukuman 60 bulan penjara karena menyediakan pil kepada Phung untuk dijual. Sementara itu, Chazton Harris, 29 tahun, menerima hukuman 74 bulan penjara atas keterlibatannya dalam memproduksi dan mendistribusikan narkoba dari apartemen Houston tersebut.
John G. Dang, 24 tahun, juga berasal dari Houston, mendapat hukuman 75 bulan penjara. Ia bertugas untuk mengemas pil-pil tersebut dan mengatur pengiriman serta pembayaran melalui kripto, grup ini menjual setidaknya 11,98 kilogram methamphetamine dalam bentuk pil.

Sebagian besar DNMs berbahasa Rusia hanya mendukung Bitcoin, tanpa pilihan mata uang privasi lainnya, yang mencerminkan risiko yang mereka anggap lebih rendah untuk ditangkap oleh pihak berwenang.
Sementara itu, DNMs Barat cenderung menerapkan langkah-langkah keamanan operasional di blockchain dan hanya menawarkan Monero bersamaan dengan Bitcoin.
Jaringan narkoba Loverbois hanyalah salah satu contoh bagaimana pelaku tindak kejahatan memanfaatkan teknologi kripto untuk mendukung perdagangan ilegal di internet.
Meski berbagai upaya telah dilakukan untuk memperketat pengawasan, sifat kripto yang anonim dan sulit dilacak tetap menjadikannya ala transaksi yang sangat menarik bagi pelaku kriminal. [dp]
#dark-web #kriminal #kripto #narkoba
https://blockchainmedia.id/jaringan-narkoba-dark-web-terbongkar-kripto-fasilitasi-transaksinya/