Saham Murah Aset Rp 21 T Harganya Naik, Terungkap Sumber Pertumbuhan Baru

Saham Murah Aset Rp 21 T Harganya Naik, Terungkap Sumber Pertumbuhan Baru

Saham Alam Sutera (ASRI) melonjak pada sesi I hari ini. Stockbit pun mengupas sumber pertumbuhan baru ASRI. - Halaman all

(InvestorID) 11/10/24 13:31 16313262

JAKARTA, investor.id - Saham emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) melonjak 13,33% ke Rp 238 pada sesi I perdagangan 11 Oktober 2024. Sebanyak 272,32 juta saham Alam Sutera ditransaksikan, frekuensi 10.679 kali, dan nilai transaksi Rp 62,74 miliar.

Sebelumnya pada perdagangan 9 dan 10 Oktober 2024 saham ASRI selalu memerah masing-masing -4,50% dan -0,94%.

Secara rasio price to book value (PBV) ASRI masih 0,42 kali alias undervalue. Nilai kapitalisasi pasarnya Rp 4,67 triliun. Jumlah aset Alam Sutera Realty per 30 Juni 2024 sebesar Rp 21,9 triliun.

Sementara itu, berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas pada Jumat (11/10/2024), Alam Sutera Realty (ASRI) mengestimasikan marketing sales senilai Rp 700-750 miliar dari pre–launching Sutera Rasuna, salah satu supercluster yang akan dibuka di kawasan Alam Sutera 2.

Alam Sutera 2 sendiri terletak di Kecamatan Pinang, sebelah utara dari kawasan Alam Sutera.

“Jika digabungkan dengan marketing sales sebesar Rp 1,2 triliun yang diperoleh pada 1H24, ASRI telah membukukan marketing sales sekitar Rp 1,9 triliun sejak awal 2024,” jelas Stockbit Sekuritas dalam ulasannya.

Realisasi tersebut, menurut Stockbit, setara 69,2% dari target 2024 dan sudah melewati pencapaian marketing sales 2023 di level Rp 1,8 triliun.  Sebagai catatan, target marketing sales ASRI pada 2024 di level Rp 2,8 triliun lebih tinggi +55% yoy dari pencapaian selama 2023. ASRI belum mengumumkan realisasi marketing sales selama 9M24.

Stockbit mengungkap Sutera Rasuna menawarkan unit dengan kisaran harga Rp 880 juta-Rp 2,25 miliar, dengan luas tanah 44-112 meter persegi saat pre–launch. Ini mengindikasikan land price sekitar Rp 12,2 juta per meter persegi.

Sumber Pertumbuhan Baru

Stockbit menilai bahwa antusiasme konsumen pada cluster baru ASRI dapat mendorong Alam Sutera Realty (ASRI) mencapai target marketing sales 2024. Launching Alam Sutera 2 juga dapat memberikan outlook yang positif bagi kinerja marketing sales ASRI pada tahun-tahun mendatang.

“Sebab, sebelum launching Alam Sutera 2, mayoritas produk properti mass market yang ditawarkan ASRI berada di Suvarna Sutera, yang berlokasi di Pasar Kemis, Tangerang. Lokasi Suvarna Sutera tersebut berjarak 15 km dari kawasan Alam Sutera dan lebih jauh dari Jakarta,” sebut Stockbit.

Sementara itu, landbank di wilayah Alam Sutera sudah lebih sedikit, sehingga lebih difokuskan untuk premium products. Sebagai contoh, cluster terakhir yang di luncurkan di wilayah Alam Sutera pada akhir 2023, The Gramercy, mempunyai kisaran harga Rp 16-28 miliar.

“Kami melihat bahwa Alam Sutera 2 dapat menjadi sumber pertumbuhan marketing sales ASRI ke depannya. Dengan proyek tersebut, ASRI dapat menjual properti dengan harga yang lebih sesuai untuk mass market, mengingat lokasinya lebih dekat dengan kawasan Alam Sutera 1 yang sudah lebih mature dan dekat dari Jakarta. ASRI memiliki landbank seluas >250 hektare di Alam Sutera 2,” pungkas Stockbit.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #alam-sutera #asri #saham-murah #saham-asri #alam-sutera-realty #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376300/saham-murah-aset-rp-21-t-harganya-naik-terungkap-sumber-pertumbuhan-baru