Pupuk Kaltim Dukung Peningkatan Kualitas SDM lewat Pendidikan Vokasi

Pupuk Kaltim Dukung Peningkatan Kualitas SDM lewat Pendidikan Vokasi

Pupuk Kaltim menyatakan terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan. Halaman all

(Kompas.com) 15/10/24 10:11 16492289

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Kalimantan Timur atau Pupuk Kaltim menyatakan terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo mengungkapkan, peningkatan kapasitas SDM merupakan salah satu fokus komitmen perseroan, yang diwujudkan melalui berbagai program pendidikan bagi masyarakat.

Mulai dari beasiswa maupun kesempatan belajar di lingkungan perusahaan, hingga program vokasi untuk mendorong kapasitas generasi yang andal dan berdaya saing.

ekon.go.id Pabrik pupuk dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024).

Khusus program vokasi telah dimulai Pupuk Kaltim sejak 2022, sebagai wujud sinergi bersama BPSDMI Kementerian Perindustrian (Kemenperin), guna mempersiapkan sumber daya manusia yang andal dan terampil sesuai kebutuhan industri.

Program ini bekerjasama dengan Politeknik ATI Makassar, melalui beasiswa setara Diploma 1 untuk pengembangan kompetensi generasi muda di kawasan timur Indonesia.

Hal ini ditujukan agar generasi muda memiliki keterampilan dan kompetensi untuk bersaing di pasar kerja, yang diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah seperti Kaltim, Papua, Papua Barat, Ternate dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Periode pertama ada 49 peserta program beasiswa pendidikan vokasi industri, yang difasilitasi Pupuk Kaltim pada program studi Teknik Kelistrikan dan Teknik Pengelasan. Seluruhnya ditempa dan disiapkan menjadi generasi yang andal dan produktif di bidangnya," ucap Soesilo dalam keterangannya, Selasa (15/10/2024).

Soesilo, pendidikan vokasi juga upaya Pupuk Kaltim mendukung transformasi bisnis perusahaan dalam menghadapi era Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity (VUCA), yang diimplementasikan melalui pengembangan kapasitas masyarakat agar siap masuk dunia kerja. Program ini dilaksanakan dengan komposisi materi link and match, terdiri dari bekal teori hingga praktik dunia industri di Pupuk Kaltim.

Melalui program ini, putra putri di kawasan timur Indonesia dapat memiliki kesempatan lebih luas untuk terjun langsung meningkatkan kapasitas sesuai kebutuhan industri, sehingga kedepan mampu meningkatkan daya saing dengan bekal yang didapat selama pendidikan.

Para peserta pun memperoleh ijazah setara Diploma 1 serta sertifikat profesi dari BNSP, setelah dinyatakan kompeten berdasarkan hasil uji kompetensi jelang kelulusan.

"Selain itu para peserta juga mendapatkan Sertifikat Praktik Kerja Industri (Prakerin) dari Pupuk Kaltim, sebagai bentuk pengakuan telah mengikuti pendidikan selama waktu yang ditentukan," lanjut Soesilo.

Dia menjelaskan, perseroan akan terus mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia, melalui pengembangan kapasitas keilmuan dengan memberikan kesempatan belajar langsung di tataran profesional.

Hal ini selaras dengan semangat perusahaan untuk berperan sebagai agen pembangunan, utamanya mendorong peningkatan daya saing masyarakat agar siap masuk dunia kerja.

Adapun pendidikan vokasi disesuaikan dengan kebutuhan industri melalui 40 persen teori dan 60 persen praktik, agar peluang peserta terserap di pasar kerja pun lebih terbuka seiring kemampuan yang dibekali selama masa studi.

Selain itu budaya kerja positif pun ditanamkan bagi peserta, mengingat soft skill maupun sikap dan etos kerja merupakan hal penting yang wajib dimiliki dalam dunia kerja profesional.

Atas upayanya mendukung pendidikan vokasi, perseroan mengantongi penghargaan kategori Industri yang Berperan dalam Pembangunan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi dari Kementerian Perindustrian, dalam ajang Industrial Education and Training Expo (IDUTEX) 2024.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pupuk Kaltim untuk terus berperan dalam penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Apalagi di era yang kian kompetitif, sumber daya manusia adaptif dan terampil sangat dibutuhkan, utamanya penguasaan soft skills yang didukung kompetensi mumpuni pada spesifikasi bidang tertentu," papar Soesilo.

#beasiswa #pendidikan-vokasi #vokasi #pupuk-kaltim

https://money.kompas.com/read/2024/10/15/101158026/pupuk-kaltim-dukung-peningkatan-kualitas-sdm-lewat-pendidikan-vokasi