Saham Murah Punya Sumber Cuan Baru

Saham Murah Punya Sumber Cuan Baru

Saham Alam Sutera (ASRI) menguat 4,31% kemarin. Saham ASRI berpeluang membuat higher high level. - Halaman all

(InvestorID) 16/10/24 08:03 16538984

JAKARTA, investor.id - Saham emiten properti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menguat 4,31% pada perdagangan 15 Oktober 2024 kemarin.

Sebanyak 262,46 juta saham Alam Sutera ditransaksikan, frekuensi 10.075 kali, dan nilai transaksi Rp 62,7 miliar.

Analis teknikal RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi mengungkapkan, saham Alam Sutera Realty (ASRI) terlihat melakukan rebound dari support garis MA20 dengan dengan bullish engulfing candle disertai volume.

Selama di atas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound dan membuat higher high (HH) level. “Buy area di sekitar 238 dengan target jual di 268 hingga 282. Cut loss di 226,” sebut Muhammad Wafi dalam ulasannya, Rabu (16/10/2024) pagi.

Saham Alam Sutera memang tengah naik daun. Dalam tiga bulan terakhir saham ASRI sudah melambung lebih dari 72%.

Meski demikian dilihat dari rasio price to book value (PBV) masih murah, yakni 0,43 kali dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 4,75 triliun.

Sementara itu, berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas pada Jumat (11/10/2024), Alam Sutera Realty (ASRI) mengestimasikan marketing sales senilai Rp 700-750 miliar dari pre–launching Sutera Rasuna, salah satu supercluster yang akan dibuka di kawasan Alam Sutera 2.

Alam Sutera 2 sendiri terletak di Kecamatan Pinang, sebelah utara dari kawasan Alam Sutera.

“Jika digabungkan dengan marketing sales sebesar Rp 1,2 triliun yang diperoleh pada 1H24, ASRI telah membukukan marketing sales sekitar Rp 1,9 triliun sejak awal 2024,” jelas Stockbit Sekuritas dalam ulasannya.

Realisasi tersebut, menurut Stockbit, setara 69,2% dari target 2024 dan sudah melewati pencapaian marketing sales 2023 di level Rp 1,8 triliun.  Sebagai catatan, target marketing sales ASRI pada 2024 di level Rp 2,8 triliun lebih tinggi +55% yoy dari pencapaian selama 2023. ASRI belum mengumumkan realisasi marketing sales selama 9M24.

Stockbit mengungkap Sutera Rasuna menawarkan unit dengan kisaran harga Rp 880 juta-Rp 2,25 miliar, dengan luas tanah 44-112 meter persegi saat pre–launch. Ini mengindikasikan land price sekitar Rp 12,2 juta per meter persegi.

Sumber Pertumbuhan Baru

Stockbit menilai bahwa antusiasme konsumen pada cluster baru ASRI dapat mendorong Alam Sutera Realty (ASRI) mencapai target marketing sales 2024. Launching Alam Sutera 2 juga dapat memberikan outlook yang positif bagi kinerja marketing sales ASRI pada tahun-tahun mendatang.

“Sebab, sebelum launching Alam Sutera 2, mayoritas produk properti mass market yang ditawarkan ASRI berada di Suvarna Sutera, yang berlokasi di Pasar Kemis, Tangerang. Lokasi Suvarna Sutera tersebut berjarak 15 km dari kawasan Alam Sutera dan lebih jauh dari Jakarta,” sebut Stockbit.

Sementara itu, landbank di wilayah Alam Sutera sudah lebih sedikit, sehingga lebih difokuskan untuk premium products. Sebagai contoh, cluster terakhir yang di luncurkan di wilayah Alam Sutera pada akhir 2023, The Gramercy, mempunyai kisaran harga Rp 16-28 miliar.

“Kami melihat bahwa Alam Sutera 2 dapat menjadi sumber pertumbuhan marketing sales ASRI ke depannya. Dengan proyek tersebut, ASRI dapat menjual properti dengan harga yang lebih sesuai untuk mass market, mengingat lokasinya lebih dekat dengan kawasan Alam Sutera 1 yang sudah lebih mature dan dekat dari Jakarta. ASRI memiliki landbank seluas >250 hektare di Alam Sutera 2,” pungkas Stockbit.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #alam-sutera #asri #saham-asri #alam-sutera-realty #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/376769/saham-murah-punya-sumber-cuan-baru