Tantangan Indonesia untuk Dongkrak Industrialisasi

Tantangan Indonesia untuk Dongkrak Industrialisasi

Indonesia hadapi tantangan infrastruktur dan SDM dalam industrialisasi. Peluang ada di bonus demografi dan transformasi digital. Halaman all

(Kompas.com) 16/10/24 20:39 16567769

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menghadapi sejumlah tantangan utama dalam upaya mendorong industrialisasi.

Di antara tantangan tersebut adalah keterbatasan infrastruktur, logistik, hingga kecakapan Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketua Pengembangan Industri Logam dan Alat Transportasi Apindo, I Made Dana Tangkas, mengungkapkan, bahwa masih terdapat 40 persen wilayah Indonesia yang kekurangan akses terhadap infrastruktur dasar.

"Ini yang menjadi tantangan kita dalam mendorong industrialisasi seperti infrastruktur dan logistik," kata dia dalam Seminar Nasional Urgensi Industrialisasi untuk Mencapai Pertumbuhan 8 Persen, yang berlangsung pada Rabu (16/10/2024).

Made juga menambahkan bahwa Indonesia memiliki keterbatasan dalam hal SDM dan teknologi.

Berdasarkan data dari World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 60 dari 141 negara dalam hal kesiapan teknologi.

Lebih lanjut, Made mengungkapkan, industrialisasi di Indonesia juga terhambat dengan adanya aturan dan regulasi yang tumpang tindih. "Ini yang harus kita ubah supaya mendatang," ucap dia.

Di sisi lain, Indonesia juga masih dibayangi dengan ketidakpastian ekonomi global yang memengaruhi rantai pasok, serta tekanan untuk mengungi emisi karbon sambil meningkatkan kapasitas industri.

Menurut Made, seluruh faktor tersebut berdampak signifikan pada efisiensi produksi dan daya saing industri Indonesia.

Namun, di tengah tantangan tersebut, Indonesia tetap memiliki peluang besar dengan adanya bonus demografi. Indonesia diperkirakan akan memiliki 70 persen populasi usia produktif pada 2030.

Hal tersebut dapat menjadi potensi besar jika diimbangi dengan investasi SDM yang tepat. Selain itu, transformasi digital dan industri 4.0 juga akan membuka peluang baru bagi perkembangan industri.

Sebelumnya, Ekonom Senior Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Hendri Saparini, menegaskan pentingnya peningkatan industri manufaktur di masa depan.

"Manufaktur itu sebagai driver, dia sebagai jangkarnya, anchor. Nanti industri lain pasti akan mendukung, pasti akan berkembang," sebut dia.

#industri-manufaktur #infrastruktur-indonesia #bonus-demografi #sdm-dan-teknologi

https://money.kompas.com/read/2024/10/16/203900826/tantangan-indonesia-untuk-dongkrak-industrialisasi