18 Tahun Terbengkalai, Stasiun Pondok Rajeg Kembali Beroperasi

18 Tahun Terbengkalai, Stasiun Pondok Rajeg Kembali Beroperasi

PT KAI melalui anak usahanya KAI Commuter mulai Sabtu (19/10) secara resmi mengoperasikan kembali Stasiun Pondok Rajeg, Jatimulya, Depok. - Halaman all

(InvestorID) 20/10/24 18:52 16752183

JAKARTA, investor.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI melalui anak usahanya KAI Commuter mulai Sabtu (19/10) secara resmi mengoperasikan kembali Stasiun Pondok Rajeg, di Jatimulya, Depok, Jawa Barat.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan pengaktifan kembali stasiun ini setelah 18 tahun tidak beroperasi merupakan wujud peningkatan pelayanan kepada pelanggan setia commuter line.

“Pengaktifan ditandai dengan diresmikannya layanan perjalanan Commuter Line oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi,” kata Anne dalam keterangan rilisnya dikutip Minggu (20/10/2024).

Stasiun yang berada pada ketinggian +121 meter ini terletak di lintas antara Stasiun Cibinong - Stasiun Citayam itu sempat berhenti beroperasi sejak tahun 2006 silam.

“Setelah selesai direaktivasi dan penambahan berbagai fasilitas layanan, kini masyarakat sekitar daerah Pondok Rajeg dan Cibinong bisa kembali naik dan turun commuter line di stasiun tersebut,” tegas Anne.

Uji coba perjalanan commuter line Nambo-Jakarta Kota yang berhenti di Stasiun Pondok Rajeg guna melayani naik dan turun penumpang akan dimulai Sabtu (19/10) kemarin. Dengan adanya penambahan Stasiun Pondok Rajeg jumlah stasiun yang melayani perjalanan commuter line menjadi 83 stasiun.

Stasiun ini sendiri, nantinya setiap hari akan melayani 24 perjalanan commuter line relasi Nambo dan tujuan Jakarta Kota. Dengan operasional perjalanan mulai pukul 05.10 WIB hingga pukul 22.05 WIB. Fasilitas layanan juga telah dilengkapai, area tunggu, loket, ruang laktasi, musholla, toilet disabilitas dan lima unit gate elektronik untuk melayani tap in-out pengguna.

Saat ini, tercatat volume rata-rata pengguna yang naik tiap hari kerja di stasiun sekitar Pondok Rajeg yaitu Stasiun Citayam, Stasiun Cibinong dan Stasiun Nambo masing-masing sebanyak 30.961 orang dan sebanyak 3.797 orang serta 1.357 orang. Sedangkan untuk Stasiun Depok, rata-rata volume yang naik dari stasiun tersebut sebanyak 21.430 orang.

Sementara itu, rata-rata volume pengguna commuter line yang menuju stasiun lintas Nambo yaitu Stasiun Citayam sebanyak 27.967 orang, Stasiun Cibinong sebanyak 3.400 orang dan Stasiun Nambo 1.402 orang.

Dengan dioperasikannya Stasiun Pondok Rajeg, diharapkan dapat membagi kepadatan pengguna di Stasiun Citayam.

“Diprediksi volume pengguna yang akan beralih dari Stasiun Citayam sebanyak 10% dan 10% pengguna dari Stasiun Cibinong, atau diprediksi volume pengguna di Stasiun Pondok Rajeg sebanyak 3.000 – 4.000 orang tiap hari kerjanya,” sambung Anne.

Untuk melengkapi layanan, KAI Commuter akan menugaskan staf stasiun dan petugas loket masing-masing sebanyak empat orang dan petugas pengamanan setiap harinya.

“KAI juga mengimbau demi kenyamanan bersama agar para pengguna untuk selalu menjaga prasarana dan fasilitas-fasilitas pelayanan di area Stasiun Pondok Rajeg,” tutup Anne.

Editor: Heru Febrianto (Heru.Djaafar@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-kai #pt-kai-commuter #krl-commuter-line #stasiun-pondok-rajeg #krl-jabodetabek #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/377301/18-tahun-terbengkalai-stasiun-pondok-rajeg-kembali-beroperasi