Manfaatkan Energi Bersih, Merck Pasang Panel Surya di Pabrik
PT Merck Tbk (MERK) meresmikan instalasi panel surya fotovoltaik (PV) di atap pabriknya yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Halaman all
(Kompas.com) 23/10/24 18:19 16889237
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Merck Tbk (MERK) meresmikan instalasi panel surya fotovoltaik (PV) di atap pabriknya yang berlokasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Merck dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan perusahaan.
Selain instalasi panel surya, Merck juga telah mengambil inisiatif untuk membeli Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero).
Arryo Aritrixso Wachjuwidajat, Site Director PT Merck Tbk, menegaskan komitmen Merck Group, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menjalankan operasional yang berkelanjutan.
SHUTTERSTOCK/DIYANA DIMITROVA Ilustrasi panel surya, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)."Kami berkomitmen untuk terus mengurangi dampak lingkungan, baik melalui pengurangan emisi karbon maupun peningkatan penggunaan energi terbarukan. Pada 2030, kami menargetkan pengurangan emisi GRK langsung (Cakupan 1) dan tidak langsung (Cakupan 2) sebesar 50 persen dibandingkan dengan tahun dasar 2020, dan penggunaan 80 persen energi terbarukan dalam operasional kami, sebagai bagian dari upaya global menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," kata Aryyo dalam keterangan resmi, Rabu (23/10/2024).
Komitmen keberlanjutan ini salah satunya diwujudkan melalui peresmian panel surya
fotovoltaik (PV) dan pembelian energi terbarukan.
Di Indonesia, imbuh Arryo, instalasi panel surya ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan Merck menuju operasional yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga merupakan bukti komitmen jangka panjang dalam mengurangi jejak lingkungan dan mendukung transisi energi terbarukan.
"Kami yakin, investasi ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi Merck tetapi juga masyarakat luas, terutama dalam mengurangi jejak karbon dan mendukung upaya global untuk melawan perubahan iklim," tutur dia.
Instalasi panel surya di atap pabrik Merck ini dikerjakan oleh PT PLN Indonesia Geothermal, anak usaha PT PLN Indonesia Power yang berfokus pada pengembangan pembangkit energi baru dan terbarukan baik di dalam atau di luar PLN Group.
Panel surya yang terpasang mencakup area seluas 2.100 meter persegi dengan total 817 modul surya. Panel ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 473,9 kWp dan diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 594,3 MWh listrik per tahun.
Energi ini akan memberikan kontribusi 12 persen dari total kebutuhan energi tahunan pabrik serta menurunkan emisi GRK sebesar 465,3 ton CO2, mengurangi ketergantungan pada
sumber energi konvensional.
Lambok Renaldo Siregar, Direktur Proyek PLN Indonesia Geothermal menjelaskan, sebagai negara yang memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah, Indonesia memiliki peluang
besar untuk memimpin dalam adopsi energi bersih.
"Kami berharap kolaborasi antara PLN Indonesia Geothermal dan Merck dapat menginspirasi perusahaan lain untuk mengambil langkah serupa dalam mendukung penggunaan energi terbarukan, pengurangan jejak karbon untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) 2060 dan mendorong daya saing global industri nasional," ucap dia.
Selain instalasi fisik panel surya, Merck juga telah mengambil langkah proaktif dengan
membeli energi hijau melalui REC dari PLN yang telah digunakan untuk operasional pabrik sejak tahun 2022.
Dengan langkah ini, Merck akan meningkatkan portofolio energi listrik berasal dari energi terbarukan hingga 40 persen pada tahun 2026. Hal ini mencerminkan kontribusi signifikan perusahaan dalam mendukung agenda energi bersih di Indonesia yang sejalan dengan salah satu target keberlanjutan Merck Group, yaitu mengurangi jejak ekologis.
Pada 2040, Merck menargetkan untuk mencapai netralitas iklim dan mengurangi konsumsi sumber daya.
#energi-terbarukan #energi-bersih #emisi-karbon #merck #panel-surya