Sandi Damkar Depok Desak Kejari Selidiki Dugaan Korupsi secara Terbuka
Sandi Butar Butar, petugas Damkar Depok, menyarankan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menyelidiki laporan dugaan korupsi di Dinas Damkar secara terbuka Halaman all
(Kompas.com) 25/10/24 20:03 16984593
DEPOK, KOMPAS.com - Sandi Butar Butar, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Depok, menyarankan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menyelidiki laporan dugaan korupsi di Dinas Damkar secara terbuka.
"Kalau terbukti memang itu pejabat salah, tinggal angkut (tangkap) saja," ucap Sandi saat ditemui Kompas.com, Jumat (25/10/2024).
Pernyataan ini disampaikan setelah Sandi memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan terkait dugaan korupsi di Dinas Damkar di Kejari Depok, Rabu (23/10/2024).
Sandi berpendapat bahwa jaksa penyelidik sebaiknya mendatangi Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kota Depok untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, bukan hanya berdasarkan keterangan petugas.
"Hasil pemeriksaan disebut akan bisa lebih tepercaya karena menyaksikan fakta lapangan kondisi Damkar Depok. Saya cuma ingin biar enggak ada intervensi, saya ingin pemeriksaan terbuka. Kumpulin kami (para petugas) di lapangan, tinggal jawab ya atau tidak," tutur Sandi.
Sandi juga menyampaikan kekhawatirannya terkait kemungkinan pemeriksaan oleh jaksa tidak berjalan sebagaimana mestinya, serta ancaman yang mungkin diterima petugas Damkar Depok lainnya.
"Dulu semuanya mau speak up, tapi dikumpulin mereka (petugas) semuanya, mereka kan jadi down," ujarnya.
Rencananya Sandi akan kembali mendatangi Kejari Depok pada Senin (28/10/2024) untuk melengkapi keterangan dan berkas bukti.
Sebelumnya, Sandi telah melaporkan dugaan korupsi oleh Dinas Damkar Kota Depok kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok pada 9 September 2024, dengan didampingi pengacara Deolipa Yumara dan rekan kerjanya.
"Agendanya hari ini kita mendampingi Sandi Butar Butar yang akan melaporkan adanya dugaan korupsi di Damkar Kota Depok," ucap Deolipa di Kejari Depok.
Ia mengungkapkan bahwa pelaporan ini berlandaskan keluhan yang diterimanya mengenai kondisi peralatan Damkar yang rusak hampir di setiap UPT.
Deolipa juga menyebutkan bahwa dugaan potensi kerugian dapat mencapai Rp 1-4 miliar.
#damkar-depok-bongkar-korupsi #damkar-depok #damkar-depok-korupsi