Katarak Harus Dioperasi, 80% Sebabkan Kebutaan
Angka kebutaan di Indonesia masih tinggi. Sekitar 80% disebabkan oleh katarak. Karena itu, operasi katarak dapat menurunkan risiko kebutaan. - Halaman all
(InvestorID) 27/10/24 22:16 17075921
JAKARTA, investor.id – Angka kebutaan di Indonesia masih tinggi. Sekitar 80% disebabkan oleh katarak. Karena itu, operasi katarak dapat menurunkan risiko kebutaan.
“Primaya Hospital Pasar Kemis saat ini memiliki layanan mata yang cukup lengkap mulai dari pemeriksaan mata, tatalaksana penyakit degeneratif mata seperti katarak (phaco), tatalaksana pada kasus trauma mata dan rekontruksi,” kata Direktur Primaya Hospital Pasar Kemis, dr Novita Widyawaty, MSc, MARS.
“Untuk menurunkan kebutaan, Primaya Hospital Pasar Kemis dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten menyelenggarakan Bakti Sosial Operasi Katarak yang diikuti oleh 196 peserta. Peserta berusia 18 tahun hingga 89 tahun, berasal dari berbagai wilayah seperti Tangerang, Bogor, Jakarta, Depok, hingga Bekasi,” papar dr Novita.
Untuk diketahui, katarak masih menjadi masalah terbesar gangguan penglihatan di dunia. Pada 2020, secara global, lebih dari 100 juta orang menderita katarak dan 17 juta di antaranya mengalami kebutaan. Di Indonesia, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menyebut penyandang kebutaan berjumlah 1,6 juta orang, dengan sekitar 80% disebabkan oleh katarak. Meski bisa menyebabkan buta, katarak sebenarnya sangat bisa direhabilitasi, yakni dengan operasi.
Untuk memastikan operasi dapat berjalan dengan baik, dilaksanakan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, pemeriksaan mata oleh dokter untuk menilai ketajaman penglihatan dan tekanan bola mata.
“Pemeriksaan mata paska operasi juga dilakukan dengan membuka dop penutup mata untuk mengetahui apakah ada komplikasi, kemudian diperiksa apakah terjadi pergeseran atas lensa mata paska operasi,” lanjut dr Novi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten, Cucu Supriatna SH, MH mengatakan kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan harapan baru bagi banyak individu yang menderita masalah penglihatan.
CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali, mengatakan, “Bakti Sosial Operasi Katarak kami lakukan secara berkala di jaringan-jaringan rumah sakit kami sebagai wujud perhatian kami terhadap masyarakat Indonesia,” ujar Leona.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #katarak #kebutaan #operasi #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/lifestyle/378128/katarak-harus-dioperasi-80-sebabkan-kebutaan