Mitsubishi DST Concept Belum Pasti Mampir Indonesia
General Manager of Marketing Communication & PR Division PT MMKSI, Intan Vidiasari, menjelaskan DST Concept akan dikembangkan menjadi mobil produksi di masa dep
(MedCom) 29/10/24 11:00 17148025
Jakarta: Mitsubishi DST Concept diproyeksikan sebagai mobil 7 seaters terbaru dari pabrikan 3 berlian. Meski demikian, belum ada informasi mengenai kehadiran mobil konsep ini di Indonesia dan begitu juga rencana peluncuran versi produksi masalnya.General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Intan Vidiasari, menjelaskan DST Concept akan dikembangkan menjadi mobil produksi di masa depan. Namun dia belum mengetahui apakah DST Concept akan ditampilkan di Indonesia atau tidak.
"Itu masih di Filipina, di Indonesia belum ada tanda-tanda, tapi itu memang jadi model baru produksi fisikal 2025," ucap Intan di Kawasan SCBD Jakarta.
Desain yang ditawarkan DST Concept menusung konsep Gravitas & Dynamism yang menawarkan nilai-nilai modern, Tangguh, dan nyaman untuk penumpang. Selain itu, pabrikan juga menawarkan ruang yang luas untuk kursi baris ketiga.
| Baca Juga: Cara Dishub DKI Jakarta Atasi Porter Tak Resmi Di Terminal |
Keleluasaan pada ruang kabin dipertegas dengan menghitamkan seluruh pilar dan menyelimuti kabin dengan jendela melingkar yang halus, sementara permukaan belakang yang mempertegas kesan tangguh. Sepatbor depan dan belakangnya yang menonjol di atas ban seperti otot-otot. Selain itu, pelindung samping dan pelat selip besar di bagian depan dan belakang menunjukkan kesan protektif dan kokoh.
Interiornya menampilkan ruang kabin luas agar semua penumpang memiliki kenyamanan berbeda. Panel instrumennya dibalut material soft touch, dipadukan dengan door trim yang menciptakan kesan keterbukaan luas. Tidak ketinggalan hadirnya sunroof panoramic.
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(UDA)
#mitsubishi #mitsubishi-dst-concept #mobil-suv #mobil-konsep
https://www.medcom.id/otomotif/mobil/1bVrGgWb-mitsubishi-dst-concept-belum-pasti-mampir-indonesia