General Manager of Marketing Communication & PR Division PT MMKSI, Intan Vidiasari, menjelaskan DST Concept akan dikembangkan menjadi mobil produksi di masa dep [233] url asal
Jakarta: Mitsubishi DST Concept diproyeksikan sebagai mobil 7 seaters terbaru dari pabrikan 3 berlian. Meski demikian, belum ada informasi mengenai kehadiran mobil konsep ini di Indonesia dan begitu juga rencana peluncuran versi produksi masalnya.
General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Intan Vidiasari, menjelaskan DST Concept akan dikembangkan menjadi mobil produksi di masa depan. Namun dia belum mengetahui apakah DST Concept akan ditampilkan di Indonesia atau tidak.
"Itu masih di Filipina, di Indonesia belum ada tanda-tanda, tapi itu memang jadi model baru produksi fisikal 2025," ucap Intan di Kawasan SCBD Jakarta. Desain yang ditawarkan DST Concept menusung konsep Gravitas & Dynamism yang menawarkan nilai-nilai modern, Tangguh, dan nyaman untuk penumpang. Selain itu, pabrikan juga menawarkan ruang yang luas untuk kursi baris ketiga.
Keleluasaan pada ruang kabin dipertegas dengan menghitamkan seluruh pilar dan menyelimuti kabin dengan jendela melingkar yang halus, sementara permukaan belakang yang mempertegas kesan tangguh. Sepatbor depan dan belakangnya yang menonjol di atas ban seperti otot-otot. Selain itu, pelindung samping dan pelat selip besar di bagian depan dan belakang menunjukkan kesan protektif dan kokoh.
Interiornya menampilkan ruang kabin luas agar semua penumpang memiliki kenyamanan berbeda. Panel instrumennya dibalut material soft touch, dipadukan dengan door trim yang menciptakan kesan keterbukaan luas. Tidak ketinggalan hadirnya sunroof panoramic.
Mitsubishi meluncurkan DST Concept, SUV 7-seater dengan desain canggih dan ruang kabin luas. Hadir dengan mode berkendara untuk berbagai kondisi jalan. [610] url asal
Mitsubishi baru saja meluncurkan konsep SUV baru bernama Mitsubishi DST Concept. Mobil ini tampil mirip dengan Mitsubishi XForce, tapi lebih panjang karena menjadi SUV 7-seater.
Mitsubishi DST Concept menampilkan desain SUV yang otentik dan canggih. SUV tiga baris ini mengusung konsep desain "Gravitas & Dynamism". Gravitas diekspresikan dalam proporsi yang menggabungkan kabin lapang yang menawarkan ruang yang cukup bahkan untuk kursi baris ketiga, dengan stabilitas yang kokoh dan posisi yang lebar dari sebuah SUV.
Sementara Dinamisme mewakili desain yang penuh dengan energi dan gerakan, diekspresikan melalui ban berdiameter besar dan ground clearance yang tinggi. Mobil ini diklaim menawarkan tingkat kemampuan manuver dan performa tinggi sebagai sebuah SUV. Fender depan dan belakangnya yang terpahat menjorok ke ban tampil seperti otot, menandakan ketangguhan dan pengendalian jalan yang kuat dari sebuah SUV. Lebih jauh, side protectors dan skid plate besar di bagian depan dan belakang mengekspresikan kesan protektif dan kokoh.
Jejak desain ikonik Mitsubishi terlihat jelas di seluruh bagian eksterior. Di sisi depan, konsep desain Dynamic Shield mengekspresikan performa dan perlindungan yang kuat. Kisi-kisi depan, yang menampilkan desain tiga dimensi dengan kisi-kisi bagian dalam berbentuk sarang lebah di bawah penutup luar yang transparan, terintegrasi dengan bemper kiri dan kanan yang melindunginya. Hal itu menciptakan tampilan yang mutakhir, premium, dan berwibawa.
Mitsubishi DST Concept Foto: Dok. Mitsubishi
Lampu daytime running light (DRL) depan dan lampu belakang sudah berteknologi LED. Lampu depan dan belakang menyala dalam bentuk T, menonjolkan posisi yang lebar. Di sisi bodi, palang horizontal diukir ke pilar C untuk desain yang khas dan kokoh.
Beralih ke kabin, interiornya memiliki ruang kabin yang luas dan berkelas. Kabin mobil ini didesain agar semua orang di dalamnya dapat berkendara dengan nyaman. Panel instrumen dibungkus dengan material lembut dan mewah yang memancarkan kesan premium, menyatu dengan trim pintu dalam bentuk dinamis yang menciptakan kesan lapang.
Mitsubishi DST Concept Foto: Dok. Mitsubishi
"Dengan panorcamic sunroof yang membawa sinar matahari lembut ke interior yang lapang, semua orang di dalam mobil dapat menikmati ruang kabin yang cerah dan menenangkan," tulis Mitsubishi dalam siaran persnya.
Pada panel instrumen, panel layar besar mengintegrasikan layar pengemudi LCD penuh dan layar tengah untuk tampilan yang canggih. Layar tersebut menampilkan kondisi jalan dan informasi lain yang dibutuhkan untuk berkendara.
Mitsubishi belum merilis data spesifikasi teknis baik dimensi, mesin atau fitur-fitur lengkapnya. Namun, Mitsubishi memastikan DST Concept memiliki ground clearance yang tinggi.
DST Concept juga akan memiliki lima mode berkendara untuk menangani berbagai kondisi jalan di kawasan ASEAN. Nantinya akan ada mode Wet untuk berkendara yang andal di jalan yang tergenang oleh hujan tiba-tiba, mode Tarmac untuk berkendara lincah di jalan beraspal yang berkelok-kelok, serta mode Normal, Gravel, dan Mud.
Dengan mode berkendara itu, Mitsubishi DST Concept diklaim mampu menaklukkan segala cuaca atau kondisi jalan. Mitsubishi memastikan mobil ini akan mengusung penggerak roda depan.
Mitsubishi Motors Corporation untuk pertama kalinya memperkenalkan model konsep SUV terbaru bernama DST di Philippine International Motor Show pada Kamis (24/10). Model ini diyakini akan menjadi versi tujuh penumpang Xforce.
DST adalah mobil dengan jok tiga baris yang disebut Mitsubishi ditujukan secara khusus untuk pasar ASEAN. Model produksinya sudah dipastikan bakal meluncur pada 2025.
Menurut Mitsubishi, versi produksi DST akan menjadi model produksi yang menemani Xforce, Pajero Sport dan Xpander Cross di ASEAN. Hal ini memastikan kehadirannya tak berperan sebagai pengganti melainkan pemain tambahan di daftar SUV Mitsubishi.
"Mitsubishi DST Concept adalah wujud SUV tiga baris yang akan diluncurkan dalam rencana bisnis jangka menengah kami saat ini, Challenge 2025, dan produksinya akan bergulir terutama di kawasan ASEAN termasuk Filipina mulai tahun fiskal 2025," ujar CEO Mitsubishi Takao Kato di keterangan resminya.
DST Concept dijelaskan sebagai SUV monokok yang eksteriornya dirancang menggunakan desain 'Gravitas & Dynamism' serupa Xforce yang merupakan SUV segmen B. Elemen eksterior Xforce yang ada di mobil ini bisa diamati misalnya pada komposisi lampu depan dan wajah, guratan bodi samping dan area roda.
Semua pilar di DST Concept diwarnai hitam, menjadikan bagian kaca seperti terlihat tak terpisah. Ada detail semacam dekorasi di area pilar C dan spion kecil di kedua sisi.
Di kabin, terutama di bagian dasbor, mirip Xforce. Monitor tengah pada dasbor menyatu dengan panel instrumen untuk sopir dan ada panoramic sunroof besar di atap.
Mirip Xforce, DST Concept dikatakan punya lima mode berkendara yang diklaim bisa memenuhi tantangan kondisi jalan di ASEAN, yaitu wet, tarmac, normal, gravel dan mud. Mitsubishi belum menjelaskan detail mesin DST Concept, termasuk apakah tersedia versi elektrifikasi, namun diketahui mobil ini memiliki sistem gerak roda depan.
Jakarta: Mitsubishi DST Concept untuk pertama kalinya melakukan debut di Philippine International Motor Show 2024. Mobil ini akan menjadi sport utility vehicle (SUV) terbaru pabrikan berlogo tiga berlian tersebut, khususnya di segmen midsize.
President and Chief Executive Offcer Mitsubishi Motors, Takao Kato mengatakan model ini akan menjadi perwujudan SUV tiga baris baru yang akan diluncurkan di beberapa pasar, terutama Asia Tenggara mulai tahun 2025 mendatang.
“DST Concept adalah perwujudan dari SUV tiga baris baru yang akan diluncurkan selama rencana bisnis jangka menengah kami saat ini, Challenge 2025, dan kendaraan produksinya akan diluncurkan terutama di kawasan ASEAN termasuk Filipina mulai tahun fiskal 2025,” kata Kato di laman resmi pabrikan. Desain yang ditawarkan DST Concept menusung konsep Gravitas & Dynamism yang menawarkan nilai-nilai modern, Tangguh, dan nyaman untuk penumpang. Selain itu, pabrikan juga menawarkan ruang yang luas untuk kursi baris ketiga.
Keleluasaan pada ruang kabin dipertegas dengan menghitamkan seluruh pilar dan menyelimuti kabin dengan jendela melingkar yang halus, sementara permukaan belakang yang mempertegas kesan tangguh. Sepatbor depan dan belakangnya yang menonjol di atas ban seperti otot-otot. Selain itu, pelindung samping dan pelat selip besar di bagian depan dan belakang menunjukkan kesan protektif dan kokoh.
Interiornya menampilkan ruang kabin luas agar semua penumpang memiliki kenyamanan berbeda. Panel instrumennya dibalut material soft touch, dipadukan dengan door trim yang menciptakan kesan keterbukaan luas. Tidak ketinggalan hadirnya sunroof panoramic.
DST Concept menawarkan 5 mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kondisinya, terdiri dari Wet, Tarmac, Normal, Gravel, dan Mud. Performa mobil ini didukung dengan penggerak roda depan (FWD).