Astra (ASII) Lampaui Ekspektasi, Potensi Cuan Sahamnya Segini

Astra (ASII) Lampaui Ekspektasi, Potensi Cuan Sahamnya Segini

Astra (ASII) mencatatkan laba bersih yang kuat pada kuartal III-2024, bahkan melampaui ekspektasi. Segini potensi cuan dari saham ASII. - Halaman all

(InvestorID) 31/10/24 15:01 17267981

JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba bersih yang kuat pada kuartal III-2024 sebesar Rp 10 triliun, meningkat 21% yoy atau naik 19% qoq. Alhasil, laba bersih Astra sepanjang Januari-September 2024 menjadi Rp 25,9 triliun, tumbuh 1% yoy.

“Pencapaian itu melampaui ekspektasi karena sekitar 84% dari estimasi konsensus tahun ini,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya, Kamis (31/10/2024).

Menurut Stockbit, laba bersih Astra turut terbantu oleh keuntungan kurs dan pendapatan lain-lain yang secara total senilai Rp 1,7 triliun. Meski demikian, Astra tetap mencatatkan kinerja operasional yang solid.

Laba usaha emiten berkode saham ASII tersebut pada kuartal III-2024 naik 12% yoy atau tumbuh 2% qoq menjadi Rp 10,9 triliun. Dengan demikian, laba usaha ASII sepanjang Januari-September 2024 menjadi Rp 31,8 triliun, turun 2% yoy. Pencapaian itu setara 80% dari estimasi konsensus tahun ini.

“Kinerja operasional yang positif itu terutama didorong oleh segmen pertambangan, konstruksi, dan energi di bawah anak usaha perseroan, yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR), serta segmen jasa keuangan,” jelas Stockbit.

Broker efek itu menegaskan, United Tractors (UNTR) membukukan kinerja solid dengan laba usaha mencapai Rp 7,1 triliun pada kuartal III-2024, meningkat 29% yoy atau stabil 0% qoq. Dengan begitu, laba usaha UNTR sepanjang Januari-September 2024 menjadi Rp 20,9 triliun, turun 2% yoy.

“Kinerja UNTR tergolong solid di tengah harga batu bara yang lebih rendah pada tahun ini (yoy). Berdasarkan sub-segmen, kontraktor pertambangan (Pamapersada), pertambangan batu bara, dan emas menjadi penopang kinerja UNTR di tengah turunnya penjualan alat berat,” ungkap Stockbit.

Di sisi lain, laba usaha dari segmen jasa keuangan tumbuh 5% yoy atau naik 1% qoq pada kuartal III-2024 menjadi Rp 2,2 triliun. Alhasil, laba usaha segmen jasa keuangan meningkat 10% yoy menjadi Rp 6,6 triliun selama Januari-September 2024.

Manajemen Astra (ASII) menyebutkan bahwa pertumbuhan segmen itu terjadi seiring kenaikan 9% yoy pada pembiayaan konsumen, terutama pembiayaan motor. Kinerja segmen motor yang solid juga terlihat dari laba bersih PT Astra Honda Motor (AHM) yang tumbuh 17% yoy atau naik 24% qoq menjadi Rp 3 triliun pada kuartal III-2024.

Pertumbuhan tersebut didorong sepenuhnya oleh volume penjualan motor yang meningkat 17% yoy atau melonjak 25% qoq. Dengan kuatnya laba bersih AHM, bagian laba dari entitas asosiasi dan JV ASII naik 4% yoy atau meningkat 15% qoq menjadi Rp 2,7 triliun. Sedangkan segmen mobil mencatatkan kinerja yang lemah akibat volume penjualan lesu.

Secara keseluruhan, dengan kinerja yang melampaui ekspektasi, Stockbit memperkirakan bahwa konsensus akan meningkatkan estimasi laba bersih ASII pada 2024, terutama pada segmen UNTR.

Rekomendasi Saham danPotensi Cuan 

Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas Indonesia mempertahankan peringkat overweight untuk sektor otomotif, meskipun hasil penjualan pada kuartal III-2024 dan Januari-September 2024 lebih lemah dari perkiraan. Mirae mengantisipasi hasil keseluruhan yang lebih baik pada kuartal IV-2024, mengingat berbagai acara GIIAS dan faktor musiman.

Karena itu, Mirae merekomendasikan beli saham Astra (ASII). Target harga saham ASII dipatok sebesar Rp 6.050.

Target harga ASII tersebut setara dengan rasio PE 7,6 kali atau masih sedikit lebih rendah dari rasio PE standar deviasi (SD) -1 rata-rata 5 tahun yang sebesar 7,65 kali. Target harga tersebut juga telah mempertimbangkan proyeksi penjualan mobil tahun ini yang konservatif sebanyak 852.000 unit.

Hingga berita ini ditayangkan, saham ASII bertengger di level Rp 5.125. Dengan begitu, potensi cuan saham ASII sebesar 18%.

Sebagai informasi, penjualan mobil secara grosir pada September 2024 turun 4,8% menjadi 72.667 unit, terendah dalam empat bulan. Secara kumulatif, selama Januari-September 2024, penjualan anjlok 16,2% yoy menjadi 633.218 unit.

Penjualan mobil oleh ASII pada September 2024 naik 12,4% secara kuartalan, tetapi turun 12,1% secara tahunan. Sedangkan penjualan kumulatif turun 36,2% yoy. Namun, ASII berhasil mempertahankan pangsa pasar sebesar 55%.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #asii #astra #saham-asii #laba-astra #untr #stockbit #saham-cuan #rekomendasi-saham #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/378606/astra-asii-lampaui-ekspektasi-potensi-cuan-sahamnya-segini